JAKARTA, PB – Membangun karakter mahasiswa saat ini kirannya sangat perlu dilakukan. Dalam konteks kekinian, generasi muda saat ini sangat mudah dipengaruhi dengan arus teknologi. Tedapat anomali, dimana saat kita harus membuka ruang untuk teknologi, ternyata karakter anak bangsa kita masih tidak siap menerimanya.

“Akan sangat rugi kalau di era millenial ini, karakter kita masih belum juga terbangun,” tutur Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Agus Sartono.

Guru besar Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menyadari bahwa syarat utama bagi seorang yang kuat karakternya adalah mampu menjaga integritas dan berani bersikap jujur.

“Jika syarat tersebut belum terpenuhi, maka hilanglah karakter bangsa tidak akan terbentuk,” Agus menjelaskan.

Agus juga menjelaskan bahwa mahasiswa yang berkarakter harusnya sudah siap menghadapi segala macam aspek kehidupa. Karena hal itulah, mahasiswa harus benar-benar sadar untuk memperbaiki kualitas diri mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kecerdasan yang bukan hanya intelektual tetapi juga sosial.

Selain hal itu, Agus yang saat ini mengawal berjalannya Pendidikan Karakter di Kemenko PMK menghimbau kepada mahasiswa untuk tidak menggunakan teknologi ke arah negatif, seperti melakukan plagiarisme atau terpengaruh konten negatif di media sosial oleh paham radikal.

“Akan rugi sekali kalau kita sebagai bangsa masih sibuk berdebat soal kebangsaan padahal masih banyak masalah di luar perdebatan itu yang harus kita lakukan. Bukan apa yang negara sudah berikan untuk kita? Tetapi apa yang sudah kita lakukan untuk negara? Seharusnya begitu kita berpikir,” tegas Agus.

Kemudian dalam menjalankan pendidikan karakter di lingkungan mahasiswa ini, Agus mengajak seluruh mahasiswa di perguruan tinggi untuk lebih peka terhadap lingkungan sosial.

“Jadilah sosok yang dapat memberikan warna positif, tidak cuma untuk diri sendiri tapi juga lingkungan sekitar. Banyak hal kecil dan itu baik, kalau dijadikan kebiasaan akan punya banyak manfaat,” kata Agus.

Agus juga menambahkan bahwa mahasiswa juga harus berani dan jujur kepada diri sendiri, bekerja dan belajarlah dengan baik. Biasakan diri untuk mau membantu orang lain dan peka akan kesulitan orang lain. Percayalah, kalau hari ini kita membantu kesulitan orang, besok urusan kita juga akan dipermudah, Ingatlah selalu bahwa selalu ada Allah SWT yang mengawasi kita setiap saat. [***]