BENGKULU SELATAN, PB – Ada-ada saja ulah Bambang Hermanto(47) warga jalan Bahmada Rustam, Kota Manna ini, lantaran persoalan proyek, pria yang akrab disapa Yanto Kurip ini ‘menyerbu’ ruangan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Selatan M Suhadi.

Bukan hanya itu, Yanto Kurip pun menggertak sang Kepala Dinas dengan menggunakan Senjatan Tajam (Sajam). Hingga akhirnya Yanto Kurip diamankan oleh Satreskrim Polres Bengkulu Selatan.

Dengan menggunakan sebilah pisau pelaku bermaksud meminta paket proyek kepada Kepala Dinas PUPR. Pada saat menghadap Kadis PUPR, pisau tersebut diselipkan di pinggang pelaku. Meski tidak sempat diacungkan, namun pisau tersebut diletakkan pelaku di atas meja kerja Kepala Dinas.

Atas kejadian tersebut, Suhadi melaporkan hal tersebut kepada Polres Bengkulu Selatan melalui Handphonenya Mendapati laporan tersebut, Kasatreskrim Polres Bengkulu Selatan IPTU Akhmad Khairuman beserta angotanya langsung terjun ke lokasi.

Berselang 30 menit kemudian, Polres BS berhasil mengamankan pelaku.

“Saat ini Bambang Hermanto Alias Yanto Kurip ini kita amankan dalam kasus kepemilikan senjata tajam. Dia kita tahan untuk proses selanjutnya”, kata Kasat Reskrim A Khairuman.

Sementara Yanto Kurip, dikonfirmasi terkait kasus ini kepada wartawan ia mengatakan kekesalannya terhadap Kadis PUPR BS M Suhadi.

”Sudah ada 12 kali saya datang menghadap Kadis PUPR ini. Tadinya saya gertak pakai gertak Pak Janggam, dengan meletakan pisau di atas mejanya Suhadi. Kemarin saya mau dikasih uang seratus ribu, saya tolak. Saya mau dua ratus,” kata Yanto Kurip, kepada wartawan di Kantor Polisi.

Sementara itu, dihubungi ke nomor Handphone yang biasa digunakannya Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan belum berhasil dikonfirmasi.

Berdasarkan data di lapangan, pelaku memang sudah meresahkan kalangan pejabat. Karena ulahnya yang sering meminta proyek ataupun meminta sejumlah uang. (Apd)