BENGKULU SELATAN, PB – Mayoritas Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) tetap merasa nyaman dengan komposisi Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 lalu.

Sehingga, jelang Pemilu 2019 nanti, mayoritas Parpol sepakat untuk tidak melakukan Perubahan Dapil. Hanya PDI Perjuangan dan Partai Beringin Karya (Berkarya) yang mengusulkan penambahan Dapil menjadi empat Dapil.

Di sisi lain, jumlah kursi DPRD yang akan diperebutkan juga tidak mengalami penambahan masih tetap 25 kursi DPRD.

Hal tersebut mengemuka pada rapat koordinasi Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dalam rangka penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi DPRD di Kabupaten Bengkulu Selatan tahun 2019 yang digelar oleh KPUD Bengkulu Selatan, Selasa (31/10/2017) di aula pertemuan Hotel Ayu, Kota Manna.

Sekretaris DPD Partai Berkarya, Despryadi mengusulkan penambahan satu Dapil menjadi empat Dapil dengan pemecahan di Dapil III. Yakni Dapil I Kecamatan Pasar Manna, Kota Manna dan Manna. Dapil II Kecamatan Pino Raya, Pino dan Ulu Manna. Dapil III Kecamatan Air Nipis dan Seginim. Dan Dapil IV Kecamatan Bungamas, Kedurang dan Kedurang Ilir.

Usulan perubahan Dapil versi usulan PDI Perjuangan menjadi empat Dapil. Yakni Dapil I Kecamatan Kota Manna dan Pasar Manna. Dapil II Kecamatan Pino Raya, Pino dan Ulu Manna. Dapil III Kecamatan Manna, Seginim dan Aiir Nipis. Dan Dapil IV Kecamatan Bungamas, Kedurang dan Kedurang Ilir.

Penambahan menjadi empat Dapil juga diusul oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu Selatan, Siswanto.

Sementara itu Parpol lainnya yakni PKPI, Gerindra, Demokrat, PAN, Golkar, Hanura, Nasdem, PKB, PKS, PPP, PBB, PSI, Garuda dan Perindo tetap menginginkan komposisi tiga Dapil seperti pada Pemilu 2014.

Dengan rincian Dapil I Kecamatan Manna, Pasar Manna dan Kota Manna dengan 10 kursi. Dapil II Kecamatan Pino Raya, Pino dan Ulu Manna dengan 6 kursi. Dan Dapil III Kecamatan Seginim, Air Nipis, Kedurang dan Kedurang Ilir dengan jumlah 9 kursi.

Namun PPP melalu Haidar Saito mengusulkan penambahan jumlah kursi di Dapil II dengan pertimbangan keadilan, luas wilayah dan sebaran penduduk.

“Semua masukan, usulan dan saran dari Parpol dan Pemerintah Daerah semuanya akan kami sampaikan ke KPU RI dan KPU Provinsi. Termasuk rekaman rapat koordinasi kita pada hari ini juga akan kami kirim sebagai lampiran. Namun, keputusan finalnya ada di KPU RI. Keputusan KPU RI itulah yang nantinya akan menjadi acuan kita bersdama,” tegas Ketua KPUD Bengkulu Selatan, Holman.

“Berdasarkan data dari KPU RI yang menjadi acuan saat ini, jumah pendudukan Kabupaten Bengkulu Selatan berjumlah 164.237 jiwa. Karena masih di bawah 200 ribu penduduk, maka jumlah kursi tetap 25. Kecuali jumlah penduduk sudah di atas 200 ribu. Namun tidak menutup kemungkinan jika ada penambahan jumlah penduduk,” tutup Holman. [Apd]