BENGKULU, PB – Ratusan warga Kampung Sejahtera Kelurahan Sumber Jaya, Kota Bengkulu menggelar demonstrasi di depan kantor PT Pelindo II Bengkulu, Jumat siang (13/10/2017).

Massa aksi tampak berkumpul di Masjid Al-Barokah RT 10 usai sholat Jumat. Massa kemudian bergerak dengan berjalan kaki menuju kantor PT Pelindo II.

Demo ini menuntut agar pengembangan kawasan kampung sejahtera oleh kementerian PUPR yang sebelumnya terhambat segera dilanjutkan. Kemudian, warga menuntut agar hibah lahan segara diserahkan kepada warga.

“Iya, kami menuntut agar tanah disini segera dihibahkan kepada warga dan proyek pembangunan tidak dihentikan,” kata Putra salah seorang warga yang ikut demo.

Sebelumnya, Kamis (12/10/2017), Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan juga sudah menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian PUPR, Dinas PU Provinsi dan BUMN PT Pelindo II untuk menyelesaikan persoalan ini.

Helmi Hasan, berharap agar PT Pelindo II dapat segera melepas lahan miliknya yang berada di kawasan permukiman nelayan di Sumber Jaya agar proyek yang telah dianggarkan oleh Kementerian PUPR senilai Rp 60 Milliar ini dapat berjalan.

Dirinya juga mendesak PT Pelindo II (Persero) untuk segera melaksanakan proses administrasi yang diperlukan sebagai bagian dari proses pengalihan penggunaan lahan.

“Jika lahan untuk program yang baik ini tidak diberikan, untuk kepentingan masyarakat, kita akan mengalami kerugian besar. Karena proyek bernilai puluhan miliar tersebut terhambat. Salah satu langkah konkret agar program untuk kebaikan bersama ini dapat terealisasi maka kita meminta agar PT Pelindo II dapat memprioritaskan program peningkatan kualitas kawasan permukiman nelayan di Sumber Jaya. Ini sudah ditunggu masyarakat, dan merupakan janji Bapak Presiden, jangan sampai tidak terlaksana dengan baik,” kata Helmi Hasan. [AM]