JAKARTA, PB – Untuk mewujudkan komoditas unggulan Bengkulu merambah pasar internasional, Plt Gubernur Rohidin Mersyah melakukan koordinasi ke Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita di Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Dalam Pertemuan, Plt Gubernur menyampaikan agar komoditas unggulan Bengkulu seperti CPO karet dan kopi dapat diekspor melalui pelabuhan Pulau Baai tanpa harus melalui pelabuhan perantara.

“Lewat Kementerian Perdagangan kita minta dukungan agar asosiasi ekspor dapat menyalurkan komoditas unggulan secara langsung melalui Pulau Baai ke daerah atau negara tujuan tanpa melalui perantara,” ujar Plt Gubernur Rohidin Mersyah setelah bertemu Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita di ruang kerja.

Ia juga terus berupaya mendorong Pulau Baai untuk menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK). Dengan tumbuh dan berkembangnya suatu kawasan ekonomi khusus (KEK) di daerah, akan diikuti oleh pertumbuhan perekonomian pada daerah sekitarnya, dan sektor perekonomian tentu akan ikut bergerak dan bergairah.

“Disini kita juga berbicara tentang Pulau Baai untuk masuk dalam KEK. Beberapa kriteria telah kita miliki, jika ini berhasil tentu perekonomian daerah akan meningkat dan bergairah,” ucapnya

Selain itu, Pembangunan pasar turut menjadi bahasan, beberapa pasar tradisional seperti pasar panorama, pasar minggu, dan pasar-pasar di Kabupaten/kota. Rohidin meminta pembangunan setiap pasar tersebut dilakukan secara representatif (sesuai dengan fungsinya), agar dampak pembangunannya dirasakan masyarakat.

“Pasar menjadi tempat perputaran uang di masyarakat, jika pasar sudah bagus tentu ekonomi masyarakat meningkat,” tutup Rohidin. [AM/Bis]