BENGKULU, PB – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kota Bengkulu menyalurkan bantuan pemasangan 10 ribu Sambungan Rumah (SR) gratis kepada warga kurang mampu yang ada di daerah. Pada tahun ini, setidaknya sudah ada 2.250 warga miskin yang menikmati program ini.

“Pada tahun 2018 nanti akan kita genapkan menjadi 10 ribu SR gratis yang ditujukan kepada masyarakat kurang mampu,” jelas Direktur Umum PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu, Sjobirin Hasan, Rabu (8/11/2017).

Dia menerangkan, program ini merupakan program Pemerintah Kota Bengkulu. Dimana, pemerintah mensubsidi pemasangan SR tersebut dengan anggaran APBD.

“Regulernya biaya pemasangan sambungan Rp 950. Tapi karena disubsidi sama pemerintah maka biaya sambungan menjadi gratis,” ungkapnya.

Sjobirin juga menjelaskan bila ada pungutan dalam pemasangan sambungan ini maka masyarakat dapat melaporkan langsung ke pihaknya. Sebab, sudah dipastikan hal tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Bahkan untuk biaya materai pun kami siapkan. Supaya ini memang benar-benar gratis,” ucapnya.

Dalam pelaksanaan program ini, sambungnya, PDAM bekerjasama dengan seluruh perangkat pemerintahan yang ada di Kota Bengkulu mulai dari lurah hingga kecamatan. Jadi para camat dan lurah inilah yang mendata warga mana yang berhak mendapatkan bantuan.

“Penerima hampir menyeluruh di semua kecamatan. Tapi paling banyak di daerah Karang Endah dan di Kecamatan Kampung Melayu. Karena di daerah sana memang banyak masyarakat yang membutuhkan,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga sampaikan bila PDAM akan memprioritaskan masyarakat kurang mampu yang memiliki daya listrik dibawah 1.300 untuk mendapatkan program ini. Selain itu, pemasangan SR gratis hanya bisa dilakukan di rumah milik penerima sendiri.

“Kalau dia kurang mampu tapi rumah itu ngontrak, itu tidak bisa menerima,” tutupnya.

Sebelumnya, Walikota Helmi Hasan sering mengungkapkan bila pemasangan SR gratis ini merupakan program yang dicanangkan sejak ia dilantik dulu.

“Kita ingin seluruh warga mendapatkan haknya akan air bersih,” kata dia. [CHO]