MELIHAT maraknya perkembangan Usaha Kecil Menegah (UKM) di Indonesia membuat geliat perekonomian bangsa ini menjadi sumringah menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Hal itu sangatlah bagus dalam menstimulasi para pelaku usaha untuk mengembangkan produk mereka karena ketatnya persaingan usaha.

Lihat juga : Hadapi MEA, Ribuan UMKM di Bengkulu Perlu Pembinaan

Meningginya pertumbuhan UKM di tanah air ternyata tidak dibarengi dengan iklim yang stabil dalam dunia usaha level kecil menengah tersebut. Banyak usaha yang tumbuh, namun banyak pula pengusaha yang “mati” alias gulung tikar.

Untuk mengatasi hal tersebut, Human Plus Institute akan menggelar workshop selama tiga hari di Kota Bengkulu.

Panitia pelaksana kegiatan ini, Dewi, mengatakan, workshop dengan tema Management Development Program (MDP) ini akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni dari tanggal 29 November hingga 1 Desember 2017 mendatang.

Bertempat di Hotel Santika Bengkulu, workshop ini akan diisi oleh President dan Master Trainer di Human Plus Institute, Armala.

“Narasumber kita ini memiliki pengalaman internasinal di bidang pengembangan sumber daya manusia, dengan bidang spesialisnya adalah behavior change (perubahan perilaku) dan productivity improvement (peningkatan produktivitas),” jelas Dewi kepada pedomanbengkulu.com, Selasa (21/11/2017).

Saat ini, khususnya di Provinsi Bengkulu, banyak sekali pelaku usaha atau bisnis UKM yang memiliki semangat bisnis yang luar biasa tinggi.

“Hanya sangat disayangkan, banyak diantara mereka yang kurang memahami tentang esensi bisnis yang sebenarnya. Tidak sedikit dari mereka yang melupakan mengenai struktur bisnis itu sendiri,” tambahnya.

Guna mengatasi hambatan-hambatan semacam itu, Human Plus Institute melakukan suatu terobosan sebagai consultant bisnis dengan mengadakan pendampingan dalam melakukan programnya ke perusahaan yang ingin bekerja sama dalam rangka pengembangan perusahaan secara nyata.

“Disini kami mencoba mengubah pola atau mindset mereka dalam membentuk struktur bisnis di mulai sejak masih kecil. Dengan kata lain, membangun bisnis harus disertai struktur sejak dari awal,” tambah Dewi.

Armala sendiri selaku pemateri telah memiliki Certified Behaviour Change Specialist dan Certified Productivity Specialist, yang diperolehnya dari Association of Productivity Specialist (APS) yang berkedudukan di New York, Amerika Serikat.

Baca juga : 15 Perguruan Tinggi Bahas Tantangan MEA dan Bonus Demografi di Kampus Unib

Workshop ini sangat recommended baru para pelaku usaha yang ingin meningkatkan daya saingnya dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Bila berminat mengikuti segera daftarkan diri karena kuota terbatas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi 087894980761 atau kunjungi http://humplus.com/event/2017/mdp-bengkulu/. [Nurhas]