BENGKULU. PB – Polda Bengkulu dan jajarannya mengingatkan agar warga tidak sembarangan membawa senjata tajam (sajam) seperti yang telah di atur dalam undang undang darurat senjata tajam nomor 12 tahun 1951.

Terlebih lagi setelah petugas mengamankan salah satu warga berinisial Bo (25) saat melintas di jalan umum pondok Bulat gang 3 kelurahan Kandang Limun kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu.

“Membawa senjata tajam bukan pada tempatnya dan fungsinya bisa memicu aksi penganiayaan hingga melukai dan menghilangkan nyawa seseorang atau memicu aksi kriminalitas lainnya, ” ujar Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Coki Manurung melalui Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno yang disampaikan Kasubbid Penmas, Kompol H Mulyadi, senin ( 6/11/2017).

Ditambahkannya, ancaman hukuman bagi warga yang terjerat undang undang darurat senjata tajam bisa di ancam hukuman penjara selama lamanya sepuluh tahun.

“Jadi kami himbau agar warga tidak main main dalam hal membawa sajam di sembarang tempat. Kami tidak akan main-main untuk memberikan tindakan terhadap para pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam, ” ujar Mulyadi.

Sementara itu, Bo diamankan petugas lantaran tertangkap tangan membawa Sajam jenis pisau lipat merk Aiger Warna putih Stainless.

“Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap Bo. Apa motif pelaku membawa sajam masih kita dalami. Untuk sementara, kasus Bo ditangani oleh penyidik Mapolres Bengkulu,” ujar Mulyadi. (Ifan)