BENGKULU, PB – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu menggelar sidang tuntutan terhadap Rico Dian Sari, Kamis malam (30/11/2017). Sidang dimulai sekira pukul 19.30 WIB.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Admiral SH, Hakim Anggota Nich Samara dan Hakim anggota Jonner Manik.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Rico Dian Sari dengan 5 tahun penjara, denda 200 juta subsider 3 bulan

Rico didakwa memberikan uang suap kepada Ridwan Mukti melalui Lily Maddari.

Karena itu, JPU menjerat Rico dengan pasal 12 huruf a Undang-Undang tindak pidana korupsi.

Tuntutan ini dikuatkan dengan bukti kwitansi pembelian materai dan uang tunai Rp1 Miliar yang berasal dari PT Statika Mitra Sarana yang diberikan oleh Jhoni Wijaya. Atas proyek peningkatan jalan di Provinsi Bengkulu.

Kemudian, JPU berkesimpulan, Peristiwa uang 1 milyar yang diserahkan Rico Dian Sari ke Lily Madari bukan peristiwa yg berdiri sendiri namun berkaitan dengan rangkaian peristiwa sebelumnya, mulai dari pertemuan di cafe club Jakarta dengan Lily Madari.

Joni pemberi suap, sedangkan Rico perantara suap terhadap Ridwan Mukti. [Ms]