REJANG LEBONG, PB – Setelah dilakukan pemeriksaan di ruang kerja Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Rejang Lebong, Tim Saber Pungli mengamankan 1 ASN lagi, berinisial SF yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Rejang Lebong.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf yang hadir dalam pemeriksaan ruang kerja Kepala BPKD, langsung memberikan komentar kepada awak media, terkait permasalahan yang terjadi.

“Sejauh ini kita menduga adanya tindak pungutan liar, dalam pemberian Tunjangan Beban Kerja, disana diduga terjadi adanya potongan. Saat ini kita sudah mengamankan beberapa orang. hanya ini dulu yang bisa kita sampaikan, tunggu 1 x 24 jam untuk kejelasannya,” terang Kapolres, Sabtu (11/11/207).

Informasi yang beredar, pemberian tunjangan beban kerja ini sudah berlangsung sejak Bulan Oktober 2016, kepada 7 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu Sekretariat Pemda (Setda), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), Inspektorat, Bappeda, Sekretariat Dewan (Setwan), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTS), yang terdapat potongan sebesar 15% dari tunjangan Beban Kerja yang seharusnya diberikan. [Beny]