REJANG LEBONG, PB – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Rejang Lebong, Khaidir S mengatakan saat ini 5 aliran kepercayaan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong tengah dalam pengawasan ketat.

Ini lantaran kelima aliran kepercayaan tersebut terindikasi melanggar hukum dan bertentangan dengan Pancasila. Hal itu tampak dari praktek aliran kepercayaan tersebut dilapangan.

“5 aliran kepercayaan ini tengah kita awasi bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Rejang Lebong,” kata Khaidir, Senin (06/11/2017).

Tambah Khaidir, pengawasan ini dilakukan menyusul disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat. Perppu ini melarang keberadaan Ormas yang bertentangan dengan pancasila.

“Kita tidak akan menyebutkan kelima aliran yang saat ini berada dalam pengawasan kita. Namun yang terpenting jika dalam prakteknya keluar dari ketentuan maka tindakan tegas akan kita berlakukan,” tegasnya.

Khaidir menjelaskan, selain FKDM, pihaknya juga bakal dibantu pihak Polres Rejang Lebong termasuk oleh Kodim 0409 Rejang Lebong,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan berperan aktif dalam memberikan informasi mengenai aktifitas keagamaan yang gerak-geriknya mencurigakan. Pihaknya juga mengajak masyarakat mengantisipasi paham-paham baru yang dinilai bertentangan dengan Pancasila.

“Peran serta masyarakat akan sangat membantu dalam mengantisipasi aliran kepercayaan yang bertentangan dengan Pancasila,” tandasnya. [Benny]