JAKARTA, PB – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani mengatakan perempuan harus selalu mempunyai semangat untuk membangkitkan wawasan kebangsaan, bakti sosial dan membantu percepatan pembangunan daerah. “Proses membangun budaya bangsa yang bermartabat dan berkarakter luhur sangat membutuhkan peran perempuan,” ujarnya di Kantor Kemenko PMK.

Puan menilai bahwa perempuan memiliki andil besar dalam membangun peradaban sebuah bangsa yang maju. Karena itu, Ia mengutip sebuah ungkapan yang sarat makna tentang peran perempuan.

“Perempuan adalah tiang negara, jika perempuannya baik maka baiklah negaranya, dan jika perempuannya rusak, maka hancurlah negaranya. Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya, jika ibu mempersiapkan mereka dengan baik, maka ibu telah mempersiapkan bangsa yang baik dan kuat,” tegas Menko PMK.

Puan menambahkan bahwa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla juga secara serius dalam memperhatikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, lantaran cukup mengakomodasi kaum perempuan untuk menjadi pemimpin.

“Delapan perempuan menduduki jabatan perempuan. Perempuan dituntut mengembangkan kapasitas diri di perkumpulan kaum perempuan. Harus mengembangkan kemampuan berorganisasi,” katanya lagi.

Bertepatan dengan diperingatinya Hari Pahlawan pada 10 November, Puan mengajak seluruh stakeholder, lembaga dan organisasi kemasyarakatan, untuk selalu mewujudkan dan menjaga kondisi damai dan kondusif sehingga NKRI senantiasa terjaga dan lestari.

“Kita sadar dalam memperjuangkan bangsa ini para pahlawan secaran bahu membahu, bekerjasama, dan bergotong royong dalam menghalau hal-hal yang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa dengan tetap menjaga Pancasila dan UUD 1945 dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI.” sambungnya. [AM/adv]