JAKARTA, PB – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan berharap pengelolaan laut dan kebudayaan bisa menjadi sektor andalan dalam menopang perekonomian negara dan pemberdayaan masayarakat yang bergerak di sektor-sektor terkait.

“Indonesia memiliki potensi kelautan dan kebudayaan sangat Besar dan berlimpah yang membentang dari Sabang sampai Merauke dan dari Mianggas sampai Rote,” ucap Menko PMK Puan Maharani.

Lebih lanjut Menko Puan mengatakan laut merupakan salah satu basis kehidupan yang bermartabat dan sebuah kekayaan yang harus digali secara arif dan bijaksana karena laut juga dapat mempengaruhi kebudayaan serta kearifan lokal. “Kita harus bisa membuka mata bahwa potensi laut dan budaya di Indonesia adalah basis kehidupan masyarakat yang bermartabat,” katanya.

Puan menjelaskan Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi kelautan yang sangat besar. Berdasarkan histori, sejumlah kerajaan Indonesia berjaya berkat dukungan kemaritiman.

Dengan letak yang strategis di daerah khatulistiwa dan terletak diantara 2 benua dan 2 samudera serta memiliki keanekaragaman budaya dengan lebih dari 500 suku yang berbeda, menjadikan Indonesia memiliki kekayaan laut yang melimpah dan mempesona keindahannya.
“Jika ini tidak mampu dimanfaatkan secara optimal, sayang sekali,” Puan menjelaskan.

Puan menambahkan dalam pengelolaan sumberdaya laut, berbagai komunitas masyarakat hidup dan menetap di sekitar kawasan laut guna memenuhi kebutuhan hidup dan kesejahteraannya.

Berbagai masyarakat tersebut, hidup dengan corak budaya yang berbeda-beda sesuai dengan kondisi adat-istiadat yang dianutnya, yang pada gilirannya menciptakan suatu kekayaan khasanah budaya Indonesia yang menarik dan mempengaruhi pola kehidupannya.

Terakhir, Menko PMK menghimbau kepada segenap kementerian/lembaga terkait agar semakin memberikan perhatian yang besar pada bidang laut dan kebudayaan, sehingga ke depan cita-cita kita dalam menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia dapat diwujudkan. [AM/adv]