BENGKULU UTARA, PB – Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber-Pungli) Bengkulu Utara melakukan tangkap tangan (OTT) pada Senin malam (13/11/2017) sekira pukul 20.30 WIB.

Dalam keterangannya, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Arifaldi Warganegara mengatakan penangkapan ini terkait dengan proyek yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara. Untuk meloloskan proyek pihak kontraktror pemenang tender menyuap pengguna anggaran untuk meloloskan dokumen proyek di BPBD.

“Untuk menyelesaikan dokumen salah satu proyek yang berada di dinas BPBD memerlukan tanda tangannya selaku pengguna anggaran,” katanya, Senin malam (13/11/2017).

Sesaat sebelum penangkapan, sambung Kapolres, pihak kontraktor memberikan uang sebesar Rp 50 Juta. Uang tersebut adalah pungutan liar (Pungli) proyek yang sedang dikerjakan oleh kontraktor. Saber Pungli berhasil mengamankan pejabat BPBD, namun tak berhasil meringkus kontraktor karena sudah pergi dari lokasi kejadian.

“Pihak kontraktror memberikan uang 50 juta , namun kontraktor sudah tidak berada ditempat,” ujarnya.

Saat ditanya lebih jauh, terkait proyek apa OTT ini? Kapolres belum mau merinci lebih jauh, sebab kasus ini masih dalam proses pemeriksaan.

“Malam ini akan diperiksa dulu dan besok akan di jelaskan lebih lanjut,” tandasnya. [Evi]