Published On: Sab, Nov 4th, 2017

Penyidik Bakal Periksa PNS Disperindag Provinsi

BENGKULU, PB – Penyidik Polres Lebong dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu.

Pemanggilan ini terkait pemeriksaan sebagai saksi ahli dalam kasus penjualan bahan berbahaya jenis Mercury atau air raksa yang sedang ditangani Polres Lebong.

“Surat segera akan kita layangkan untuk meminta bantuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu sebagai saksi ahli tindakan jual beli bahan berbahaya ini,” ujar Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra, SH., SIK melalui Kasat Reskrim, AKP. Yosril Radiansyah, SH, Sabtu (4/11/2017).

Tak hanya itu, sambung Yosril, sebagai upaya lanjut pemeriksaan terhadap ketiga tersangka (tsk) yang telah diamankan penyidik sebelumnya, penyidik juga akan mengirimkan sample barang bukti air raksa ke Laboratorium untuk membuktikan kebenaran jika barang tersebut merupakan air raksa.

“Ini untuk kepentingan pembuktian barang bukti yang sudah kita amankan,” tegas Yosril.

Sekedar mengingatkan, Polda Bengkulu dan jajarannya belakangan tak segan segan menindak para pelaku penjualan air raksa atau Mercury secara ilegal.

Teranyar, Polres Kabupaten Lebong berhasil mengungkap tindak pidana penjualan bahan berbahaya jenis Air Raksa ilegal di kabupaten Lebong. Ketiga pelaku diamankan di tempat dan lokasi yang berbeda. Bermula Selasa (31/10), Petugas berhasil mengamankan TA (64) Warga desa Air putih kecamatan Pinang belapis kabupaten Lebong dikediamannya dengan barang bukti air raksa siap jual sebanyak 3,5 Kg.

Selanjutnya, Jumat (27/10), petugas juga mengamankan He (30) warga pasar muara aman kecamatan Lebong utara dan An (34) Warga jalan Kemayoran Pasar Muara aman kecamatan Lebong utara kabupaten Lebong dikediaman masing masing dengan barang bukti air raksa sebanyak 700 gram. (Ifan)