BENGKULU, PB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu mengajukan anggaran sebesar Rp8,2 miliar. Dana tersebut untuk mengcover biaya kesehatan 30 ribu warga miskin yang ada di daerah ini.

“Data warga miskin dari Dinsos yang ada di Kota Bengkulu ada 30 ribu orang. Artinya kita ajukan sebanyak 30 ribu orang dikali Rp 23 ribu dikali 12 bulan,” jelas Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Susilawaty, Jumat (10/11/2017).

Namun, lanjutnya, untuk penganggaran kesehatan warga miskin ini tidak hanya memanfaatkan APBD yang ada di Kota Bengkulu. Pihaknya juga meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi.

“Kita ajukan ke Pemda Provinsi karena kita juga ada lagi yang lebih prioritas,” sambungnya,

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau agar masyarakat kota bisa mulai melakukan gerakan masyarakat sehat (Germas). Caranya adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara terukur dan teratur. Selain itu, masyakarat juga diminta untuk mulai rutin mengkonsumsi buah dan sayur.

“Kesehatan adalah harta yang tidak ternilai harganya, kepada masyarakat kita selalu mencanangkan Germas. Ini harus dimulai dari keluarga sendiri, mulai hari ini dan saat ini,” ungkapnya.

Apalagi, kata dia, saat ini memasuki musim pancaroba yang membuat pertumbuhan penyakit menjadi lebih intensif. Dalam menghadapi perputaran musim ini, seluruh masyarakat juga bisa melakukan cek kesehatan secara berkala.

“Dengan melakukan gerakan masyarakat sehat maka kita bisa terhindar dari penyakit,” sampainya. [CHO]