BENGKULU, PB – Di tangan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu kembali mendapat kesempatan untuk mengirimkan tenaga kerja magang di Jepang.

Kerjasama ini kembali terjalin setelah adanya Penandatanganan Komitmen Program Magang ke Jepang antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Presiden (CEO) IM Jepang Mr Kyoei Yanagisawa yang disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Muhammad Hanif Dhakiri SAg MSi di Madeline Hotel, Jumat (17/11/2017).

Baca juga : Soal Mitigasi Bencana, Rohidin: Perlu Belajar pada Jepang

“Saya harap kepercayaan ini dijaga dengan baik agar kerjasama ini dapat berlangsung secara terus menerus ke depan,” ujar Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat memberikan sambutan.

Dilanjutkan Rohidin, tenaga kerja yang akan dikirim adalah tenaga kerja yang berkualitas baik dari segi apapun. Sehingga, permasalahan-permasalahan yang sempat terjadi pada kerjasama yang lampau bisa dihindari.

“Ke depan, kami akan terus melakukan koordinasi dengan pihak pusat agar terus menciptakan tenaga kerja handal melalui Sekolah Menengah Kejuruan yang ada di Bengkulu,” ujar Rohidin.

Sebelumnya, kepercayaan ini kembali berhasil di raih Provinsi Bengkulu setelah Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bertemu langsung CEO IM Japan (International Manpower Development Organization Japan – lembaga pemerintah penyalur tenaga magang asing), Mr Kyoei Yanagisawa di Kerawang, Minggu (8/10/2017) lalu.

Baca juga : WASABI Adakan Workshop Budaya Jepang

Saat itu, Kyoei Yanagisawa yang kebetulan hadir di Kerawang dalam Launching 2000 Wirausaha Baru dan Reuni Akbar Alumni Magang Jepang (IKAPEKSI-Ikatan Pengusaha Kenshuusei Indonesia) tersebut, menyambut baik pertemuan dengan pemerintah Provinsi Bengkulu.

Sebelumya, Provinsi Bengkulu sempat di-blacklist selama empat tahun terkait insiden tenaga kerja asal Bengkulu yang dinyatakan melarikan diri dan pindah tempat kerja. [Ifan/Adv/MC Pemprov]