Published On: Jum, Nov 3rd, 2017

Tiga Warga Lebong Diamankan, Jual Air Raksa Ilegal

BENGKULU, PB – Polda Bengkulu dan jajarannya belakangan tak segan segan menindak para pelaku penjualan air raksa atau Mercury secara ilegal.

Teranyar, Polres Kabupaten Lebong berhasil mengungkap tindak pidana penjualan bahan berbahaya jenis Air Raksa ilegal di kabupaten Lebong. Ketiga pelaku diamankan di tempat dan lokasi yang berbeda.

Bermula Selasa (31/10), Petugas berhasil mengamankan TA (64) Warga Desa Air putih Kecamatan Pinang Belapis kabupaten Lebong dikediamannya dengan barang bukti air raksa siap jual sebanyak 3,5 Kg.

Selanjutnya, Jumat (27/10), petugas juga mengamankan He (30) warga Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara dan An (34) Warga jalan Kemayoran Pasar Muara Aman Kecamatan Lebong Utara Kabupaten Lebong dikediaman masing masing dengan barang bukti air raksa sebanyak 700 gram.

Baca juga: Polres Rejang Lebong Temukan Ladang Ganja di SBU

“Kita akan terus lakukan pengembangan terhadap jaringan jual beli air raksa ilegal ini. Tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku lain yang menjual secara diam diam, ” ujar Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Coki Manurung, Jumat (3/11) di Mapolda Bengkulu.

Sementara itu, Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra melalui Kasat Reskrim AKP Yosril Radiansyah, SH saat dikonfirmasi mengatakan, ketiga pelaku terbukti melanggar pasal 1 angka ke 8 Permerindag nomor 23 tahun 2011 tentang Perubahan Permerindag nomor 43 Tahun 2009 tentang Pengadaan, Distribusi dan Pengawasan Bahan Berbahaya.

“Saat ini mereka sedang kita periksa lebih lanjut untuk mengetahui asal usul bahan berbahaya tersebut dan jaringan penjualan lain yang ada di kabupaten Lebong ini, ” ujar Yosril.

Dihimbau Yosril, peran serta masyarakat Lebong sangat dibutuhkan untuk melakukan pengungkapan jaringan ini. Sebab, air raksa sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

“Peredaran mercury di Lebong dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan dilakukan oleh orang orang tertentu, sehingga tidak semua orang yang mau beli mercury di kasih oleh penjual, secara tidak langsung mereka dan masyarakat sebenarnya sudah tahu jika mercury atau air raksa ini salah satu bahan yg berbahaya dan ilegal,” tegas Yosril. [Ifan]