BENGKULU, PB – Tim Tagih Sisir Kecamatan Singaran Pati dan Ratu Agung mendatangi 484 penunggak Pajak Bumi Bangunan (PBB). Para penunggak tersebut tersebar di 14 kelurahan.

Disampaikan oleh Koordinator Tim Tagih Sisir Kecamatan Singaran Pati dan Ratu Agung Berliana, tagih sisir di 2 Kecamatan tersebut dilakukan pada 6-22 November 2017.

Simak juga : Tingkatkan Penerimaan PBB, Bapenda Kota Bengkulu Gelar Tagih Sisir

Hasilnya, tim menghimpun realisasi pajak bumi bangunan sebesar Rp 97.308.359.

“Kita berhasil menghimpun Rp19.636.000 pada minggu pertama dan Rp77.672.359 pada minggu kedua,” ungkapnya, belum lama ini.

Dia mengakui dari beberapa penunggak yang didatangi, tidak banyak yang langsung membayarkan tunggakannya. Namun, tim selalu melakukan pendekatan persuasif kepada para wajib pajak tersebut.

“Tujuan tagih sisir ini adalah menumbuhkan kesadaran wajib pajak,” sampainya.

Untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak tersebut, timnya senantiasa menyampaikan pentingnya pembayaran PBB. Sebab, beberapa pengurusan administrasi di daerah ini mewajibkan untuk melampirkan bukti lunas PBB.
“Izin IMB misalnya harus pakai PBB, pengurusan KTP juga,” jelasnya. [Tedi Cahyono]

Susunan Tim Tagih Sisir Kecamatan Singaran Pati dan Ratu Agung
Koordinator : Berliana, SE
Anggota:
– Ali Suparman
– Martiyeni, SE
– Jameka Pratiwi, SH
– Clara Saras, SE
– Rossie Aprieani, S,Ps