BENGKULU, PB – Kapolda Bengkulu, Bridjen Pol Coki Manurung meminta agar Offroad tidak hanya menjadi olahraga semata melainkan dapat menjadi pelopor tertib lalulintas hingga menjadi pelopor pemberi pertolongan kepada korban bencana.

Hal ini disampaikan Kapolda saat melepas 80 Offroader peserta Rafflesia Bhayangkara Offroad X-Pedition (RBOX) 2017, Sabtu (9/12) di Halaman Polda Bengkulu.

“Olahraga ini banyak sekali manfaatnya. Para penggemar olahraga ini bisa menjadi pelopor tertib lalulintas di jalan raya. Mereka juga bisa memberikan bantuan kepada warga yang butuh pertolongan di sepanjang jalur pelintasan offroad ini. Contoh, warga yang kendaraannya rusak bisa di tarik pakai mobil offroad ini. Termasuk warga yang sedang mengalami bencana alam,” ujar Kapolda.

Lihat juga : Kapolda Target Bangun Mini Shelter di Daerah Terpencil

Sementara itu, Pelaksana Tugas (plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menilai jika olahraga Offroad bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Provinsi Bengkulu.

“Tahun 2018 mendatang, banyak agenda olahraga yang akan diagendakan. Baik lokal maupun nasional, namun kegiatan tersebut harus terencana serta dikemas dengan baik. Nanti, kita carikan bagaimana cara kegiatan itu kita kemas sehingga bisa menjadi agenda khusus setiap tahunnya,” ujar Rohidin.

Pantauan Pedoman Bengkulu, dalam acara pelepasan peserta Rafflesia Bhayangkara Offroad X-Pedition (RBOX) 2017, tampak hadir Danrem 041 Gamas Kol. Inf. Irnando Arnold B. Sinaga, Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Agus Izudin, Bupati Kabupaten Kaur Gusril Fauzi.

Sementara, peserta yang dilepas berjumlah 80 peserta yang terbagi dalam 2 kelas yakni Kelas Ekstrim dan Kelas Standar. Peserta memperebutkan hadiah berupa 1 unit motor gede (Moge) untuk kelas Ekstrim dan 1 unit motor bebek untuk kelas Standar. Rute RBOX 2017 akan melaui Kota Bengkulu-Seluma-Bengkulu Tengah dan finish di kompleks perkantoran Walikota Bengkulu. [Ifan Salianto]