Koordinator Tim Tagih Sisir Kecamatan Selebar dan Kampung Melayu, Bahrizal

BENGKULU, PB – Sebanyak 80 persen penunggak Pajak Bumi Bangunan di Kecamatan Selebar dan Kampung Melayu berhasil didatangi tim tagih sisir Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Tim Tagih Sisir Kecamatan Selebar dan Kampung Melayu, Bahrizal.

Dia menerangkan, jumlah wajib pajak yang menunggak pajak bumi bangunan (PBB) di Kampung Melayu dan Selebar sekira 400 orang. Dari total yang berhasil didatangi, pihaknya berhasil merealisasikan penerimaan PBB sebesar Rp39.629.226.

“Penerimaan tersebut dari pembayaran 17 wajib pajak,” ungkapnya.

Paling banyak didatangi oleh tim tagih sisir ini adalah rumah pribadi. Menurut Bahrizal, paling besar tunggakan Rp6 juta. Namun, pihaknya banyak tak bisa menemukan beberapa wajib pajak yang ada disana.

“Misalnya ada PT Dua Saudara Lestari, setelah kami cek ternyata tidak ada lagi disana. Kami konfirmasi ke kelurahan juga tidak tahu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, kendala yang dihadapi tim antara lain masih banyak wajib pajak yang belum melakukan mutasi PBB. Banyak juga yang belum melakukan pemecahan PBB atau masih menggunakan PBB induk.

“Di Kampung Melayu, banyak SPPT yang tidak sampai. Ini mungkin karena alamat asli wajib pajak berbeda dengan objek pajak,” ungkapnya. [Tedi Cahyono]

Susunan Tim Tagih Sisir Kecamatan Kampung Melayu dan Selebar

Koordinator : Bahrizal, SP
Anggota :
– Mulyadi
– Hendri Ferdiansyah, SE
– Derry Puspasari, SE, MM
– Rivaldo Suhensyah, SE
– Nanda Okta Wiza P, SE