REJANG LEBONG, PB – Mobil Dinas (Mobnas) di lingkungan Pemkab Rejang Lebong menjadi sorotan anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong Komisi 1 Irawan Efendi.

Pasalnya Irawan menilai, beberapa mobil dinas dipegang oleh oknum yang tidak memiliki jabatan atau memiliki hak untuk memegang mobil dinas tersebut.

Hal tersebut jelas bertentangan dengan aturan dan mekanisme yang berlaku, tentang petunjuk pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (juknis) pemegang mobil dinas di lingkungan pemerintahan Kabupaten Rejang Lebong.

“Saat ini kita tengah mengawasi beberapa mobil dinas yang dipegang oleh oknum-oknum yang tidak memiliki jabatan, seharusnya peruntukan mobil dinas baik roda dua atau roda empat yang telah diatur diperuntukan bagi pejabat yang memiliki jabatan,” kata Irawan Efendi anggota Komisi 1 DPRD Rejang Lebong, Senin (4/12/2017).

anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong Komisi 1 Irawan Efendi
  1. Dewan berharap kepada bagian asset daerah untuk dapat menertibkan mobil dinas yang tidak sesuai dengan peruntukan tersebut.

“Kami meminta kepada pihak asset untuk segera melakukan penertiban terhadap asset kendaraan dinas yang dipegang oleh orang yang belum layak menerima ataupun memegang kendaraan dinas, karena masih banyak pihak lain di OPD yang lebih layak untuk memegang kendaraan dinas,” tambah Irawan.

Selama ini beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Rejang Lebong masih menggunakan motor dinas, lantaran terbatasnya jumlah asset kendaraan dinas yang dimiliki.

“Beberapa perangkat di OPD masih banyak yang menggunakan sepeda motor dinas, dan bukan mobil dinas karena minimnya asset mobil dinas. Kami berharap pihak asset segera melakukan pendataan, dan segera menertibkan peruntukan kendaraan dinas tersebut, agar tidak menjadi polemik di kemudian hari,” tutup Irawan. [Benny Septiadi]