Koordinator Tagih Sisir Kecamatan Teluk Segara Bapenda Kota Bengkulu, Herry Supardi

BENGKULU, PB – Tim tagih sisir Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu juga menyisir rumah dinas gubernur Bengkulu.

Pasalnya, rumah dinas tersebut masuk dalam data wajib pajak yang belum membayar PBB.

Lihat juga : Gratis, Ini Syarat Lengkap Urus PBB

Dijelaskan oleh Koordinator Tagih Sisir Kecamatan Teluk Segara Bapenda Kota Bengkulu, Herry Supardi, total tunggakan rumah dinas gubernur adalah sebesar Rp18 juta. Namun, tunggakan tersebut sudah dibayarkan kepada tim tagih sisir.

“Yang paling besar kita tagih adalah rumah dinas gubernur, tapi sudah dibayar,” sampainya, beberapa waktu yang lalu.

Herry melanjutkan, di Teluk Segara ini, pihaknya berhasil mendatangi lebih kurang 150 wajib pajak. Namun angka yang berhasil direalisasikan adalah Rp 65.885.691 dari 42 wajib pajak.

“Di Teluk Segara ini banyak bangunan yang sudah berubah fungsi, itu temuan kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan ada beberapa kendala yang ditemukannya saat menyisir wajib pajak disana. Misalnya banyak rumah yang sudah kosong dan ada juga yang tidak bisa ditemukan.

“Bahkan kita tanya sama Ketua RT setempat, tidak tahu lokasi yang kita mau datangi,” paparnya.

Kendala lainnya adalah banyaknya bangunan yang dikontrakkan. Sementara wajib pajak atau pemilik kontrakan tersebut tidak diketahui keberadaannya sehingga tidak bisa ditagih secara langsung.

“Ada juga perusahaan yang saat kita tagih, mereka minta waktu untuk berkoordinasi dengan atasannya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ada beberapa bangunan juga yang sudah berubah fungsi. Misalnya Mess Pemda dan Balai Adat yang ternyata belum balik nama.

“Untuk kedua bangunan ini nanti mungkin akan kita kaji lagi menjadi fasum atau mungkin juga dihapuskan,” sampainya. [Tedi Cahyono]

Susunan Tim Tagih Sisir Kecamatan Teluk Segara

Koordinator : Herry Supardi, MM
Anggota :
– Yuli Muyanti
– Apriliza Reliyani, SE
– Amiah, SE
– Harrys Maulana
– Agian Rezando, S.Kom