BENGKULU UTARA ,PB– Bupati Bengkulu Utara, Mian menyatakan bagi para dokter yang sudah yang mendapat beasiswa sekolah dari Pemda Bengkulu Utara wajib bertugas di Bengkulu Utara.

“Dokter yang sudah sekolah menggunakan anggaran APBD BU untuk mempertangung jawabkannya secara moral. Pasalnya mereka disekolahkan mengunakan uang negara dengan tujuan untuk mengabdi ke daerah asalnya,” Ungkap Mian, Senin (18/12/2017).

Bupati juga meminta BKD untuk melakukan pengecekan terkait adanya salah seorang dokter yang bertugas diluar provinsi Bengkulu.

Angkatan pertama program kedokteran mahasiswa UNIB yang dibiaya Pemda BU pada tahun 2009 berjumlah 4 orang.

Menurut informasi salah seorang dari dokter tersebut sekarang sudah bekerja diluar Bengkulu

Sisanya mengabdi di puskesmas Batiknau, ada juga yang sedang menunggu penerimaan di RSUD Argamakmur dan satu orang lagi dalam proses penyelesaian pendidikan.

Bupati juga mengatakan bagi dokter yang saat ini masih menjadi Tenaga Kerja Sukarela (TKS),pemerintah daerah belum dapat menjadikan mereka untuk penjadi Pegawai Negeri.

Alasannya, karena belum ada formasi untuk melakukan pengangkat pegawai. Namun Pemkab Bengkulu Utara, sambung Mian, tetap akan perjuangankan untuk mengabdi di Puskesmas dan RSUD Argamakmur.

“Pemerintah daerah tidak tinggal diam. Bagi dokter yang masih menjadi honorer bersabar dengan kondisi anggaran daerah yang terbatas. Tidak dibenarkan jika ada dokter yang tugas tempat lain tanpa ada koordinasi dengan pemerintah daerah,” demikian Mian. [Evi Kusnandar]