JAKARTA, PB – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menjelaskan bahwa Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan mengunjungi lokasi Program Padat Karya Dana Desa.

“Presiden akan mengunjungi lokasi kegiatan padat karya pada pertengahan atau akhir Januari 2018 dan mengundang 10 Kepala Daerah untuk mensosialisasikan program padat karya” jelas Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan Kemenko PMK Nyoman Shuida Jum’at (15/12).

Selain itu, untuk mempersiapkan Program Padat Karya Dana Desa yang akan dijalankan pada Januari 2018, Nyoman menjelaskan kementeriannya akan mematangkan pengisian program yang akan dilaksanakan di setiap lokasi.

“Selama-lamanya akhir Desember sudah dilaporkan,” tambah Nyoman.

Program padat karya desa ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah untuk terus mendorong optimalisasi dana desa demi mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dengan memberikan afirmasi pada desa tertinggal dan sangat tertinggal dengan jumlah penduduk miskin serta tingkat stunting yang tinggi.

Sedangkan beberapa program Kementerian untuk program padat karya ini diantaranya fasilitas pendidikan PAUD, pembinaan gizi masyarakat, jaringan irigasi tersier, embung, penyediaan air minum dan sanitasi, perbaikan saluran, pembangunan bandara, dan beberapa program lainnya.

Saat ini, dasar hukum pelaksanaan Program Padat Karya Dana Desa yang berbentuk Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat menteri sudah dalam tahap finalisasi dan diharapkan dapat ditandatangani pada bulan Desember ini.

Empat menteri nantinya akan menandatangani SKB ini yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. [anr/ram]