Published On: Jum, Des 1st, 2017

Longsor, Pagar Rumah Warga Flamboyan Ambruk

BENGKULU, PB – Hujan deras disertai angin kencang yang menerpa kota Bengkulu sejak pagi, Jumat (1/12) memberikan dampak negatif bagi warga kota Bengkulu.

Baca juga : Muncul Siklon Tropis Dahlia, Waspadai Cuaca Ekstrem di Bengkulu

Pagar beton sepanjang 7 meter di kediaman Ziko (31) Warga RT 14 flamboyan 5 Nusa Indah ambruk di ketinggian 5 meter. Disinyalir, pagar rumah ambruk lantaran tanah tebing penyangga pagar longsor tergerus air hujan.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun material pagar dan tanah menutupi atap rumah bedeng 4 pintu milik Hamdan Wahab (49) Warga Cimanuk yang berada tepat di sisi kiri rumah korban. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Kejadiannya tadi pagi pak. Saat itu saya sedang santai di teras rumah. Saya lihat pagar rumah saya kok bergerak bergeser hingga akhirnya ambruk ke sisi sebelah kiri. Memang saat terjadi hujan sedang deras derasnya pak,” ujar Ziko saat disambangi di rumahnya.

Diakui Ziko, pasca kejadian sudah ada pihak Dinas BPBD Bengkulu, Camat dan Dinas PU yang datang ke rumahnya meninjau langsung lokasi longsor.

“Saya juga sudah diberi bantuan berupa terpal dari BPBD. Mereka juga sempat melakukan pengukuran untuk pembangunan pelapis tebing pak,” ujar Ziko.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bengkulu, Selupati dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

“Kita sudah ke lokasi mengecek langsung. Bahkan kita sudah memberikan bantuan,” ujarnya.

Dilain sisi, Selupati juga mengingatkan agar warga terus waspada akan bahaya bencana alam yang setiap saat bisa saja terjadi akibat cuaca ekstrim.

“Khusus warga kecamatan Kampung Melayu dan Warga Tanjung jaya Kelurahan Sungai Serut kami ingatkan agar tidak dulu berkatifitas di perairan. Ini mengingat ketinggian air laut sudah mulai naik. Kondisi ini bisa membahayakan keselamatan warga,” tegasnya. [Ifan Salianto]