Warga Bengkulu tengah mencari petasan dan terompet di kawasan Pasar Panorama, Minggu (31/12/2017).

OMSET musiman dengan berjualan petasan dan terompet menjelang tahun baru 2018 masih cukup menjanjikan.

Sebagaimana diungkapkan Robi Siagian (24), salah seorang pedagang petasan dan terompet di kawasan Pasar Panorama.

Warga Jalan Timur Indah 5 RT 22 RW 02 Kelurahan Sido Mulyo Kecamatan Gading Cempaka ini mengaku masih meraih banyak keuntungan.

“Saya sejak dua pekan lalu sebelum Natal telah berjualan. Ini merupakan kesempatan mendapatkan keuntungan dari berjualan petasan. Kemarin baru terlihat sedikit, sekarang penjual petasan dan aneka jenis terompet mulai ramai di sepanjang kawasan pasar ini,” katanya, Minggu (31/12/2017).

Menurutnya, modal berjualan petasan dan terompet tahun ini, membutuhkan modal sekitar Rp5 juta. Sedangkan omset dari berjualan tersebut setiap hari berkisar Rp400 ribu hingga Rp500 ribu.

Lanjutnya, omset dari berjualan petasan dan terompet tersebut akan setelah puncak tahun baru 2018 kelak.

Senada juga disampaikan Imanuel Putra (35), warga Jalan Nangka RT 13 Kelurahan Panorama. Ia juga secara rutin memanfaatkan momen Natal dan Tahun baru untuk meraih keuntungan dari jual beli petasan dan terompet.

Antonio Wijaya, Jurnalis Pedoman Bengkulu