TKP Penemuan mayat pemuda Pasar Bengkulu, Jumat (08/12/2017) (Foto: Ifan/Pedoman Bengkulu)

BENGKULU, PB – Kawasan simpang pantai Jakat Jumat pagi (8/12/2017) sekira pukul 06.00 WIB mendadak heboh. Pasalnya, warga menemukan sesosok tubuh pemuda yang diduga warga pasar Bengkulu, Kota Bengkulu tewas mengenaskan tenggelam di dasar selokan tepi jalan permukiman warga setempat.

Diduga kuat, korban menggunakan kendaraan Mio Sporty ini mengalami kejadian kecelakaan tunggal hingga menabrak pembatas tepi jalan dan terpental masuk ke dalam selokan jalan.

“Kejadian diperkirakan terjadi pagi-pagi sekali pak. Mungkin tidak ada warga yang tahu kalau ada kecelakaan ini. Sehingga, tidak ada yang memberikan pertolongan kepada korban,” ujar Ricky Pradipta, Warga pelintas jalan yang kebetulan berada di lokasi penemuan mayat tersebut.

Pihak Polsek Teluk Segara dan Polresta Bengkulu membenarkan kejadian ini.

“Benar, itu infonya kejadian laka tunggal. Sekarang masih ditangani Polres Bengkulu. Kita tunggu saja info lengkapnya, ” ujar Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno kepada Pedoman Bengkulu.

Belakangan terungkap, identitas pemuda yang diketahui tewas tenggelam dalam selokan tepi jalan pantai jakat Kelurahan sungai serut yaitu Nurhiman (19) Warga Pasar Bengkulu Kelurahan Sungai Serut Kecamatan Teluk Segara. Peristiwa naas yang dialamo korban terjadi sekitar pulul 00.30 WIB. Korban memacu kendaraan Mio Sporty miliknya dengan kencang usai bertandang dari rumah rekannya menuju arah pulang.

“Dia malam tadi pamit ke rumah temannya. Dan pulang lewat tengah malam. Kejadian kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dinihari. Saat Nur pulang menuju rumahnya. Namun, baru ketahuan sama warga pagi tadi oleh pemilik warung yang berada tepat di sebelah lokasi jenazah Nur tenggelam saat akan buka warung,” ujar Daud (48) Kerabat Korban.

Dikatakannya, Nur diduga menabrak pembatas jalan di belokan simpang tiga Pantai jakat lantaran motor miliknyo out control terelah melintas di belokan jalan berpasir dalam keadaan kencang.

“Jenazah langsung dikebumikan di TPU Pasar Bengkulu setelah jenajah kami evakuasi bersama polisi. Sedangkan, motor milik anak kami ini masih diamankan polisi,” ujar Daut.

Sayangnya, hingga berita ini dilansir, Kapolsek Teluk Segara belum bisa di konformasi lantaran belum berada di tempat. [Ifan/Anton]