Published On: Kam, Des 7th, 2017

Peredaran Miras di Bengkulu Utara Menurun

Miras sitaan Polres Bengkulu Utara saat operasi pekat, Kamis (7/12/2017), (Foto: Evi Kusnandar)

BENGKULU UTARA,PB – Masyarakat Bengkulu Utara tampaknya sudah mulai sadar akan bahaya Minuman Keras (Miras), hal ini dibuktikan dengan menurunnya hasil sitaan minuman keras dari Operasi Penyakit Masyarakat (Ops PEKAT) Polres Bengkulu Utara yang dilakukan diseluruh wilayah Bengkulu Utara.

“Selama operasi digelar terdapat penurunan hasil sitaan Miras di wilayah hukum Bengkulu Utara bila 2016 pihaknya menyita 3.000 liter Miras tradisional jenis tuak, pada tahun 2017 hanya didapat 1.300 liter tuak ditambah 300 botol Miras berbagai jenis merek total nilanya berkisar Rp 50 juta,” ungkap Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara, melalui Kasat Reskrim, AKP Jufri, Kamis (7/12/2017)

Ditambahkan Kasat bahwa berkat adanya kesadaran masyarakat akan bahayanya miras,sehingga tahun ini terjadi penurunan namun Polres Bengkulu Utara akan terus melakukan upaya pencegahan dengan cara sosialisasi terutama pada kalangan pelajar.

Kasat juga mengimbau agar pemilik warung tuak dapat menutup usahanya, serta warung yang masih menjual Miras akan di rekomendasikan untuk dicabut izinnya.

“Untuk penjual Miras yang tidak mempunyai izin (Ilegal) akan kita beri sanksi tegas, jika mengulangi perbuatannya,” tutup Kasat. [Evi Kusnandar]

155 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

iklan khusus