JUMAT, 22 desember 2017, bertempat di Boombaru Resto, pameran tunggal perempuan pertama di Provinsi Bengkulu yang diberi judul “Berkembanglah Puan” malam tadi secara resmi dibuka oleh Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Gubernur dalam kata sambutannya menyatakan apresiasi yang tinggi atas pameran ini.

“Saya nilai ini sangat luar biasa sekali menyaksikan ternyata orang Bengkulu punya seni dan kemampuan lukis. Di luar dugaan saya. Selama ini yang tidak saya ketahui. Ini lukisan yang sangat bagus,” ungkapnya seraya menunjuk salah satu lukisan yang dipamerkan.

Baca juga : Teater Jengkal Bengkulu Jajaki Ajang Musik Internasional dan Melihat Indonesia Melalui Nuansa Seni Rejang

Senada juga diungkapkan Kepala Museum Basoeki Abdoellah Jakarta Maeva Salma. Menurutnya, perupa Bengkulu merupakan perupa terbanyak dibandingkan dengan provinsi lain.

“Hasil karya perupa Bengkulu tidak kalah bersaing dengan provinsi lain di Sumatera tapi karya perupa Bengkulu masih kurang explore. Jadi bangkitlah Perupa Bengkulu,” harapnya.

Lanjut Maeva, Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah harus merespon kegiatan-kegiatan kesenian di Bengkulu.

“Sama halnya dikatakan Plt Gubernur dalam kata sambutannya. Pada 2018 nanti akan direnovasinya Taman Budaya Bengkulu. Ini artinya masa depan seniman Bengkulu lebih leluasa berkarnya dengan fasilitas yang layak,” imbuhnya.

Sementara Ketua Panitia Pamaren “Berkembanglah Puan”, Sesario Wildansyah, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung.

“Alhamdulillah malam ini satu karya ibu Yuni Daud berhasil dilelang dengan harga Rp5 juta dengan pemenang lelang Pak Plt Gubernur. Kemudian Plt Gubernur juga membeli satu karya dengan harga Rp6,5 juta. Beberapa karya lain terjual dan dibeli oleh pak Asisten III Setda Provinsi Gotri dengan harga Rp5 juta. Pak Heru dua karya dengan harga Rp3 juta,” tutup Sesario Wildansyah. [Andika Eri Putra]