SELUMA, PB – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seluma meminta kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar melakukan evaluasi kinerja terhadap Tenaga Kontrak yang malas.

Seluruh kepala OPD juga diminta menyesuaikan kebutuhan tenaga kontrak di OPD dengan anggaran yang ada, sehingga beberapa tenaga kontrak dirumahkan menjelang akhir tahun.

“Yang dibayar itu yang bekerja. Yang malas tidak usah. Kepala OPD agar menyesuaikan dengan anggaran,”kata Irihadi kepada wartawan di ruangan kerjanya, Rabu (20/12/2017).

Irihadi memastikan, tenaga kontrak di setiap OPD akan di evaluasi. Mengingat anggaran daerah tidak mampu membayar tenaga kontrak terlalu banyak. Ditambah lagi di beberapa OPD tenaga kontrak terlalu banyak, salah satunya di RSUD Tais.

Sekda Kabupaten Seluma, Irihadi

“Khusus rumah sakit, acuan kita penilaian dari Kars (Komisi Akreditasi Rumah Sakit). Menurut penilaian Kars, tenaga kontrak Rumah Sakit terlalu banyak. Kita akan pertimbangan itu,”tegas Irihadi.

Beberapa kepala OPD telah menyatakan akan ada pemberhentian tenaga kontrak. Diantaranya, 250 tenaga kontrak Satpol PP dan 93 Petugas Damkar harus dirumahkan sebagian karena tidak cukup anggaran. Kemudian, 60 pasukan oranye atau petugas kebersihan, juga terancam di rumahkan karena usulan untuk gaji, tidak masuk dalam KUA/PPAS. [Sepriandi]