1500 Cup Kopi Gratis Awali Even Karnaval Batik Internasional

BENGKULU, PB – Even Karnaval Batik Internasional menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang. Bertempat di Pantai Panjang, even ini secara seremoni diawali dengan minum kopi gratis bersama Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan duta besar (Dubes) Kamboja, Iran dan perwakilan Dubes Rusia. Bahkan Pemerintah Kota Bengkulu bersama komunitas pecinta kopi yang sebelumnya menyiapkan 1000 cup kopi gratis kembali menambah 500 cup sehingga total 1500 cup kopi gratis dengan kualitas premium untuk semua masyarakat yang datang ke lokasi acara, Senin (4/12/2017).

“Kopi Bengkulu tidak kalah dengan Starbucks, melalui even ini kita berjuang agar Kota Bengkulu menjadi alternatif utama bagi dunia sebagai Destinasi Wisata, karena Kota kita memiliki sejarah dan aset besar untuk negeri ini,” kata Walikota Helmi Hasan saat memberi kata sambutan.

Baca juga : Para Duta Besar Mengagumi Bengkulu

Disampaikannya pula, bahwa kopi Bengkulu memiliki cita rasa yang khas, yang tidak dimiliki oleh kopi di daerah lain. Karena kopi bengkulu yang disajikan dalam even ini semua prosesnya diolah oleh Barista profesional dan berpengalaman.

“Ketika kita menikmati Kopi ini, jangan pernah kita melupakan Tentang Kota Bengkulu,” pesan Helmi Hasan.

Sementara itu, Menteri Koperasi yang diwakili oleh Deputi Bisnis Dan Pemasaran Agus Rahman saat membuka secara resmi Even Karnaval Batik Internasional menyampaikan apresiasi secara khusus terhadap even ini. Menurutnya, Batik adalah aset berharga daerah dan bangsa.

“Sesuai target Kementerian, Kota Bengkulu harus menjadi Tourism Interaction of the World,” ujar Agus Rahman.

Karena itu, menurutnya, digital aplikasi tentang sumber informasi Budaya dan Seni Kota Bengkulu sudah harus disiapkan dalam satu genggaman.

“Ada 130 juta pengguna internet di Indonesia, ini adalah kesempatan emas. Melalui digital aplikasi, bisa memicu arus masuk investasi, sarana membangun sinergi antara pemerintah, pihak swasta, akademisi, mahasiswa dan sosial media user,” terangnya.

Disampaikannya pula bahwa sektor pariwisata adalah penyumbang devisa negara kedua terbesar setelah komoditi kelapa sawit.

“Kota Bengkulu pernah berhasil membranding Jeruk Kalamansi sebagai OVOP (One Village One Product), dan Kopi Robusta ini kita harap juga mampu bersaing dikancah Internasional, sehingga mampu mendokrak perkembangan di sektor pariwisata,” ujarnya.

Usai acara seremonial, Walikota Helmi Hasan beserta Dubes kamboja, Dubes Iran dan Perwakilan Dubes Rusia, FKPD, Direktur PT. Semen Padang, GM Agung Automall dan perwakilan tamu daerah mengelilingi objek wisata Pantai Panjang menggunakan Bus Pariwisata. Sebelumnya juga di akhir acara dilakukan penyerahan mobil operasional pariwisata dari PT. Semen Padang ke Pemerintah Kota Bengkulu, dan juga pemberian cinderamata kopi jenis premium ke semua Dubes dari Komunitas Pecinta Kopi Bengkulu. [Rilis/Media Center Kominfo Kota Bengkulu]