Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Seluma Chaidir Muchtar di ruang kerjanya, Rabu (24/1/2018)

SELUMA, PB – Sebanyak 11 ribu jiwa masyarakat Kabupaten Seluma mendapatkan Kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang didanai melalui APBD Seluma tahun 2018.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Seluma Chaidir Muchtar mengatakan, pemerintah daerah menambah kuota tersebut dari tahun 2017 yang hanya sebanyak 7.493 jiwa penerima Jamkesda.

“Jamkesda ini untuk masyarakat kurang mampu yang tidak mendapatkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS),” kata Chaidir Rabu (24/01/2018).

Menurut dia, terdapat kendala dalam pemberian Jamkesda ini, mengingat masih banyak data kemiskinan di Seluma belum terhimpun secara benar. Sehingga, masih ada warga kurang mampu yang tidak mendapatkan JKN KIS maupun Jamkesda.

“Kita tidak bisa mengusulkan tanpa rekomendasi dinas sosial,” jelasnya.

Dia menambahkan, penerima JKN KIS di Seluma sebanyak 83 ribu jiwa. Data penerima ini menggunakan data kemiskinan tahun 2011. Hal itu, menyebabkan ketidak singkronan data dengan kondisi di desa.

“Ada Kepala Desa Lawang Agung mengembalikan 60 kartu JKN KIS. Alasannya tidak bisa diberikan karena ada yang sudah meninggal dan ada ada yang tidak masuk warga desa itu,” beber Chaidir.

Baca juga: 12.478 Warga Miskin Bengkulu Selatan Ditanggung Jamkesda

Pemerintah Daerah Seluma juga menyediakan sebanyak 1000 Jamkesda Open Member atau tidak ada nama. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi ada warga kurang mampu tidak masuk data Jamkesda atau JKN KIS membutuhkan bantuan mendesak.

“Banyak yang kita temui seperti itu, ada warga tidak mampu yang mau berobat tapi tidak ada JKN KIS atau Jamkesda,” paparnya. [Sepriandi]