Kepala Gudang Bulog Kabupaten Bengkulu Utara, Ismail

BENGKULU UTARA, PB – Belakangan terungkap, dari 9 Kabupaten dan satu kota yang ada di provinsi Bengkulu hanya satu kabupaten yang belum sama sekali melaksanakan pendistribusian Beras Sejahtera (Rastra) yaitu, Kabupaten Bengkulu Utara. Infonya, kendala terjadi lantaran proses administrasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih nyangkut di birokrasi pemerintahan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara.

Dikonfirmasi, jumat (26/1), Kepala Badan Usaha Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) provinsi Bengkulu, Dedi Sabetra tak membantah soal tak berjalannya pendistribusian Rastra di Kabupaten Bengkulu Utara.

“Padahal, Bengkulu Utara merupakan Kabupaten yang memiliki kuota penyaluran terbesar se Provinsi Bengkulu. Saya sangat berharap agar pemerintah daerah setempat mendukung penuh program ini. Sehingga, Rastra segera disalurkan ke warga penerima,” ujar Dedi.

Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Kabupaten Bengkulu Utara, Ismail menyatakan jika tidak ada kendala di pihak Bulog untuk segera mendistribusikan Rastra ke Masyarakat penerima.

“Stok beras yang telah kita siapkan lebih dari 220 ton. Jadi tidak ada masalah di Bulog. Namun, Kami tidak bisa melakukan pendistribusian jika surat permintaaan dari Pemkab Bengkulu Utara belum kita terima,” tukas Ismail.

Dilanjutkan Ismail, sesuai aturan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia, seharusnya Rastra itu dibagikan ke masyarakat penerima paling lambat tanggal 25 disetiap bulannya.

“Nah sekarang sudah tanggal 26,” ujarnya.

Dibagian lain, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Suharto Handayani mengaku optimis jika akhir bulan Januari Rastra dapat dilakukan pendistribusian.

“Surat permintaan masih dalam proses. Sekarang masih dimeja pak asisten 2 dan saya yakin akhir bulan Januari ini proses pendistribusian dapat berjalan” tegas Suharto. [Evi Kusnandar]