Published On: Sel, Jan 9th, 2018

Harga Anjlok, Petani Jagung Bengkulu Selatan Merugi

Petani Bengkulu Selatan Panen Jagung

BENGKULU SELATAN, PB – Musim panen jagung kali ini petani Bengkulu Selatan muram. Pasalnya harga jagung anjlok. Bahkan petani mengaku rugi.

Diungkapkan pemerhati sekaligus praktisi Pertanian Bengkulu Selatan, Marhen Harjono, sudah tiga bulan terakhir harga jagung di tingkat petani anjlok ke angka Rp 2.600/Kg. Padahal normalnya harga jagung di atas Rp 3000/Kg.

“Bagi petani, panen kali ini tidak sesuai dengan harapan. Malahan ada petani yang mengaku rugi. Kenapa tidak, per Hektar jagung itu membutuhkan modal hingga Rp 8 juta. Sedangkan hasil per Hektarnya rata-rata masih di angka 4 Ton,” jelas jebolan Magister di Universitas Gajah Mada ini kepada Pedoman Bengkulu.

Dirinya berharap Pemerintah Daerah Bengkulu Selatan mencarikan solusi atas permasalan anjloknya harga jagung ini. Jika tidak, hal ini bisa memicu terjadinya alih fungsi lahan.

Di sisi lain, Marhen juga menyayangkan tidak berfungsinya Bulog dalam mengendalikan harga jagung di tingkat petani.

“Padahal Pemerintah telah menetapkan aturan, bahwa harga jagung itu paling rendah Rp 3.150,” pungkas Marhen. [Apdian Utama]