Published On: Sel, Jan 9th, 2018

Penuhi Kebutuhan Industri, 80 Persen Mahasiswa LP3I Bekerja Sebelum Wisuda

LEMBAGA Pendidikan dan Pengembangan Profesi (LP3I) membuktikan lulusannya bisa langsung bekerja setelah lulus kuliah. Ini terlihat dari lulusan yang diterima bekerja bahkan sebelum mereka diwisuda. 

Pada wisuda LP3I Bengkulu yang akan dilaksanakan besok, Rabu (10/01/2018), 80 persen lulusannya telah diterima bekerja.

“Alhamdulillah sebagian besar lulusan telah diterima bekerja disejumlah perusahaan mitra kerja LP3I Bengkulu,” kata Andi Mulyono, Head Marketing LP3I Bengkulu, Selasa (09/01/2017).

Dikesempatan yang sama juga pada acara wisuda lulusan LP3I, akan dilakukan penandatanganan kerjasama (MoU) antara LP3I dengan perusahaan relasi.

Andi mengaku bangga bahwa LP3I dapat melepas wisudawan yang sebagian besar sudah terserap di dunia kerja.

“Kami akan selalu berkomitmen serius menghasilkan lulusan terampil yang siap kerja, program link and match itu yang terus kami gelorakan kepada calon mahasiswa. Jadi kita ikut dengan market bagaimana seharusnya melahirkan insan akademis dengan kompetensi sesuai permintaan di perusahaan-perusahaan,” tuturnya.

Andi melanjutkan, menjadi pengangguran ialah momok menakutkan yang dikhawatirkan bagi setiap wisudawan.

Simak juga : LP3I Buka Jurusan Manajemen Perhotelan

Untuk itu, ia menegaskan bahwa LP3I merupakan satu-satunya Lembaga Pendidikan di Bengkulu yang berani menggaransi lulusannya diterima kerja lantaran lulusannya telah dibekali kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan keterampilan mumpuni lainnya.

“Pengangguran memang momok menakutkan bagi setiap wisudawan. Tapi, LP3I lain karena satu-satunya lembaga pendidikan yang berani menjamin lulusannya sampai kerja karena kurikulum LP3I sudah disesuaikan dengan mitra-mitra kami. Hanya saja selain bekerja, mahasiswa juga dilatih menjadi seorang pengusaha. Intinya mereka nanti ada pilihan,” tutup Andi.

Tertarik kuliah di LP3I?

Kunjungi dan daftarkan diri di Jalan Kapten Tendean KM 6 Kota Bengkulu. [Nurhas Bunaida]