Anggota Komite III DPD RI Riri Damayanti John Latief bersama sejumlah penggiat ekonomi kreatif di Bengkulu dalam sebuah kegaiatan beberapa waktu yang lalu.

BENGKULU, PB – Upaya untuk memperkuat pariwisata Bengkulu terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hal ini tampak dari semakin terpilihnya Bengkulu sebagai tuan rumah pertemuan nasional dan semakin ramainya jumlah kunjungan wisatawan ke Bengkulu saat masa-masa liburan.

Demikian dikemukakan anggota Komite III DPD RI Riri Damayanti John Latief. Hanya saja menurut dia, upaya memperkuat pariwisata Bengkulu akan lebih menggembirakan lagi bila diperkuat dengan geliat ekonomi kreatif.

“Syarat berkembangnya ekonomi kreatif di Bengkulu sudah begitu banyak. Kita ada komunitas film, komunitas fotografer, pemusik kita sudah banyak, kita punya aneka kuliner khas, kopi yang enak, kain besurek dan lain-lain. Apa yang kita butuhkan adalah kekompakkan,” kata Riri kepada jurnalis, Sabtu (13/1/2018).

Baca juga : Hadapi MEA, Ekonomi Kreatif Perlu Berbenah

Riri menjelaskan, selaras dengan target Pemerintah Pusat yang ingin mendatangkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 20 juta di tahun 2019 mendatang, industri yang bergerak di jalur ekonomi kreatif dapat menjadi poros ekonomi Indonesia di masa mendatang.

“Plt Gubernur sudah berkomitmen untuk melakukan promosi besar-besaran atas potensi wisata kita. Proyek strategis nasional di Bengkulu juga terus dimatangkan. Hanya ekonomi kreatif ini yang perlu terus kita kembangkan,” imbuhnya.

Agar geliat ekonomi kreatif ini bisa tumbuh secara konsisten, lanjut Ketua Umum Pemuda Jang Pat Petulai (PJPP) 2015-2019 ini, Pemerintah Daerah perlu meningkatkan komitmennya untuk membuka akses ke tempat terpencil.

“Sebelum Visit Bengkulu 2020 harus kita upayakan tidak ada lagi wilayah “blank spot” atau wilayah yang susah untuk dijangkau. Hal ini tentu membutuhkan komitmen membangun dari Pemerintah Daerah,” demikian Riri.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Bengkulu sendiri telah melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan Badan Ekonomi Kreatif Indonesia pada akhir 2017 yang lalu.

Pada kegiatan tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Rohidin Mersyah telah menegaskan komitmennya untuk mendukung sepenuhnya upaya memperbaiki dan meningkatkan ekonomi-ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Bengkulu.

Namun agar upaya ini berhasil, Plt Gubernur berharap Pemerintah Kabupaten/Kota yang memiliki rakyat secara langsung dapat ikut berperan secara optimal melalui dukungan Pemerintah Provinsi. [Gayatri Sukarti]