Tim Komunitas Seni Anak Jalanan saat mengkreasi lukisan tiga dimensi di Taman Smart City, Senin (23/1/2018).

TAMAN Smart City merupakan taman yang diperuntukkan bagi warga kota untuk menikmati saluran internet sekaligus menjadi ajang untuk membangun kerekatan dan silaturahmi antara satu dengan yang lain.

Mulai Senin (22/01/2018), taman ini kian menarik dengan adanya lukisan-lukisan tiga dimensi yang digarap oleh komunitas seni anak jalanan.

Lukisan tiga dimensi tersebut tampak jelas didinding maupun bangku yang berjejer di Taman Smart City tersebut.

Ketua Tim Komunitas Seni Anak Jalanan, Idink, mengatakan, pelampiasan ide yang mereka lakukan merupakan arahan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu.

Ia menjelaskan, lukisan yang mereka buat bertemakan Bengkulu Zaman Dulu. Diantaranya ada Benteng Marlborough, Masjid Jamik dan lain sebagainya.

Dia berharap, lukisan ini dapat membuat anak muda semakin betah untuk menikmati fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kota ini. Ia berharap karya seni yang mereka lakukan bisa dijadikan sebagai ajang kompetisi agar bisa lebih berkembang.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu Syafriandi mengatakan, langkah melukis dinding Taman Smart City tersebut adalah upaya untuk mempercantik Kota Bengkulu agar semakin menyedot wisatawan.

“Bukan hanya di Taman Smart City. Tapi ada juga di Nusa Indah. Kami berharap kepada warga Kota Bengkulu untuk sama-sama menjaga taman yang sudah dipercantik ini,” pungkasnya. [Antonio Wijaya]