Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Seluma, Mulyadi

SELUMA, PB – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Seluma, Mulyadi menegaskan, dalam waktu dekat ini, lokasi pasar mingguan Tais di Kelurahan Pasar Tais akan digusur.

Penggusuran ini kata dia, dilakukan karena sudah melebihi batas toleransi. Sebab, izin operasi pasar mingguan Tais telah dicabut sejak Desember 2016 lalu.

“Dalam waktu dekat akan dibuatkan siring diantara jalan itu, supaya tidak bisa berjualan lagi karena pasar itu sudah tidak ada izin lagi,” kata Mulyadi, Senin (12/02/2018).

Menurutnya, 98 persen pedagang di pasar mingguan itu telah pindah ke pasar induk di Kelurahan Sembayat. Sehingga, tinggal beberapa orang saja yang masih bertahan di pasar mingguan itu.

“Kita terus melakukan pendekatan persuasif. Pemerintah ini tujuannya untuk membangun kita berharap dukungan masyarakat,” tambahnya.

Polemik penggusuran pasar mingguan Tais sudah dimulai sejak tahun 2016 lalu. Pemerintah mancabut izin operasi pasar mingguan ini karena dinilai tidak sesuai Perda RTRW dan terlalu sempit berada di pusat ibu Kota Kabupaten.

Sekelompok masyarakat mengatasnamakan Perkumpulan Pedagang Pasar Mingguan Tais melakukan aksi perlawanan. Persatuan pedagang ini sempat melakukan aksi demo ke Kantor Bupati Seluma. Penutupan sempat beberapa kali dilakukan pemerintah.

Namun, hingga saat ini, pedagang pasar mingguan tais masih melakukan aktifitas jual beli seperti biasa. [Sepriandi]