[Rektor Unismuh Makassar Rahman Rahim/IST]
SEDIKITNYA empat tokoh dilantik jadi pendekar dalam arena Muktamar Tapak Suci XV di Makassar. Mereka ini dilantik di Balai Sidang Muktamar Muhammadiyah kampus Unismuh Makassar.

Demikian ditegaskan, Ketua Panitia Daerah Tanwir dan Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah XV 22-24 Pebruari 2018, Imam Suyudi, kepada media Senin (19/2/2018).

Para tokoh yang dilantik itu adalah Rektor Unismuh Makassar Abd Rahman Rahim, Wakil Ketua DPRD Sulsel Ashabul Kahfi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah, dan anggota DPR RI Mukhtar Tompo.

“Muktamar Tapak Suci kali ini diikuti peserta seluruh Indonesia sebanyak 1000 lebih berasal dari seluruh Indonesia terdiri utusan pengurus wilayah dan daerah,” kata Imam.

Pihak panitia telah mempersiapkan 600 kamar bagi para peserta di hotel yang terletak di jantung Kota Metropolitan Makassar.

Ketua Departemen Prestasi Pinwil 01 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Yogyakarta Romy Ardiansyah

Anggota Tapak Suci Pimda Yogyakarta Capai 5000 Siswa

Dibagian lain, perkembangan Tapak Suci Putra Muhammadiyah di Daerah Istimewa Yogyakarta terus memperlihatkan progres yang menggembirakan.

Di daerah tempat lahirnya Muhammadiyah ini, Pimpinan Daerah (Pimda) Tapak Suci Putera Muhammadiyah terdapat di Sleman, Kulonprogo, Bantung, Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta.

Semua pimda itupunya tempat latihan dengan murid yang ikut berlatih masing-masing pimda mencapai 5000 murid.

Hal ini ditegaskan Ketua Departemen Prestasi Pinwil 01 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Yogyakarta, Romy Ardiansyah, kepada media.

Dijelaskan, menyambut Sidang Tanwir dan Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah XV di Makassar 22-24 Pebruari 2018.

“Pimda Sleman, Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul, Kota Yogyakarta mengutus masing-masing 3 peserta dan Pimwil Jokyakarta 3 peserta serta penggembira 5 orang,” katanya,

Prestasi pernah diukir Pimwil Yogyakarta, juara 2 umum kejurnas dewasa di Solo 2015, juara umum 3 kejurnas remaja di Malang 2017, ketua pelaksana Jambore Kader dan Pendekar 2016.

“Selain itu menjadi Fonder Yogyakarta Championship, event pencak silat terbesar sepanjang sejarah,” katanya.

Yahya Mustafa, Kontributor Pedoman Bengkulu