JAKARTA, PB – Pertamina secara resmi menaikkan harga sejumlah bahan bakar non subsidi naik, Sabtu (24/2/2018).

Seperti Pertamax naik dari Rp 8.800 menjadi Rp 9.100, Pertamax Turbo naik Rp 10.800 menjadi Rp 11.300, Dexlite naik Rp 7.650 menjadi Rp 8.250, dan Pertamina Dex naik darfi 10.800 menjadi Rp 11.550. Ini berdasarkan data dari website resmi Pertamina.

Ini adalah kenaikan ketiga kalinya selama tahun 2018 ini

Pada 13 Januari, harga Pertamax Rp 8.600 naik Rp 200 menjadi Rp 8.800, Pertamax Turbo dari Rp 10.550 menjadi Rp 10.800, dan Pertamina Dex dari Rp 10.350 menjadi Rp 10.800.

Sepekan kemudian, 20 Januari giliran Pertalite naik dari Rp 7.700 menjadi Rp 7.800 dan Dexlite dari Rp 7.450 menjadi Rp 7.650.

Dilansir dari tribunnews.com, Unit Manager Communication & CSR, PT Pertamina MOR VII, M Roby Hervindo dihubungi Sabtu (24/2) menuturkan, kenaikan ini ditengarai harga minyak mentah dunia di pekan ini mencapai rekor tertinggi dalam dua pekan. Senin (19/2) lalu.

“Acuan harga minyak mentah internasional London Brent LCOc1 naik 46 sen atau 0,7 persen pada level 65,30 dollar AS per barrel. Pada pekan lalu, harga minyak Brent menguat lebih dari 3 persen,” katanya.

Sementara itu, acuan harga minyak mentah AS West Texas Intermediate CLc1 untuk pengiriman bulan Maret 2018 naik 74 sen atau 1,2 persen pada level 62,42 dollar AS per barrel.

“Penyesuaian ini sah-sah saja, karena untuk BBM seperti Pertalite, Pertamax, dan non subsidi lainnya kan mengikuti tren harga minyak dunia,” katanya. [AM]