Warga mengumpulkan ikan-ikan yang mati

BENGKULU UTARA, PB – Terhitung sejak Jumat (9/2) hingga Sabtu (10/2), ribuan ikan dari berbagai jenis yang ada di sepanjang aliran sungai Ketahun Bengkulu Utara mendadak mati.

Matinya ikan tersebut diduga dikarenakan keracunan kadar belerang dari longsoran tanah dari bukit di aliran sungai tersebut.

“Ribuan ikan berukuran kecil maupun besar mendadak saja mati. Kondisi ini telah berlangsung sejak Jumat kemaren. Sudah banyak bangkai ikan yang disingkirkan warga dari dalam air. Namun, sekarang sudah mulai membusuk dan saya khawatir dapat menggangu kesehatan masyarakat,” ujar Camat Napal Putih, Abdul Hadi, Sabtu (10/2).

Dijelaskan Camat, peristiwa ini baru pertama kali terjadi di sepanjang tahun. Camat menduga, kematian ikan disebabkan keracunan Belerang.

“Baru pertama kali ini saya menyaksikan langsung kondisi seperti ini. Selama ini, walaupun airnya keruh, tapi tidak ada yang sampai mematikan ikan. Saya yakin jika ikan mati akibat racun belerang yang terkandung dalam material bukit yang longsor ada di sepanjang aliran sungai,” ujar Camat.

Dibagian lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Utara, Akmaludin mengatakan bahwa sudah menurunkan tim untuk melakukan penyebab kematian ribuan ikan tersebut.

“Kita sudah turunkan tim ke Sungai Ketahun untuk mengetahui penyebab kematian ikan disungai ketahun, Mungkin Senin sudah kita ketahui apa hasil labornya,” Ungkap Akmaludin [Evi Kusnandar]