Kepala Sekolah SMPN 2 Bengkulu Selatan, Nurlaili

BENGKULU SELATAN, PB – Pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2018 ini hanya 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bengkulu Selatan yang menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Yakni SMP Negeri 1, SMPN 5 dan SMPN 13 Bengkulu Selatan. Sedangkan sekolah-sekolah lainnya belum melaksanakan UNBK, alasan utamanya karena faktor fasilitas yang belum mendukung.

Bukan hanya di Sekolah-Sekolah di pedesaan, terkendalanya fasilitas UNBK ini juga dialami oleh sekolah-sekolah favorit. Contohnya saja SMP Negeri 2 Bengkulu Selatan.

Dijelaskan Kepala SMPN 2 Bengkulu Selatan, Nurlaili, yang menjadi kendala utama adalah kekurangan komputer.

“Peserta Ujian Nasional di sekolah kami ini ada 255 siswa. Sedangkan jumlah komputer yang kondisinya baik dan siap pakai hanya tersedia belasan unit. Idealnya jumlah komputer itu minimal dua pertiga dari peserta. Karena per hari itu maksimal tiga shift ujian,” jelas Nurlaili saat ditemui Pedoman Bengkulu di ruang kerjanya, Senin (26/2/2018).

Lanjut Nurlaili, kekurangan komputer tersebut bukan hanya terjadi di SMPN 2 saja, namun hampir dialami oleh mayoritas sekolah.

“Kekurangannya sangat banyak, kalau kami beli dari dana BOS atau komite tidak memungkinkan. Makanya kami mencoba mengajukan proposal bantuan ke Kementerian,” ujar Nurlaili.

Untuk pembelian komputer atau laptop dari Dana BOS itu terbatas. Sedangkan dari uang komite penggunaannya hanya untuk kepentingan siswa dan peningkatan mutu.

“Kalau dari BOS palingan per tahun hanya bisa beli komputer 5 unit dan Laptop 1 unit. Okelah kalau sekolah yang muridnya sedikit, tapi kalau peserta ujiannya 255 unit kayak kami ini. Dari mana sekolah cari komputer, kecuali mengharapkan bantuan,” imbuhnya.

SMPN 13 Siap UNBK

Sementara itu, SMPN 13 Bengkulu Selatan selaku salah satu dari 3 SMP di Bengkulu Selatan yand menggelar UNBK terus memangkan kesiapannya. Diantaranya dengan menggelar simulasi.

“Hari ini kami gelar simulasi/TO. Ini yang kali yang kedua,” jelas Kepala SMPN 13 Bengkulu Selatan, Anni Nurhamidah, Senin (26/2/2018).

Menurut Anni, peserta Ujian Nasional di SMPN 13 sebanyak 89 orang. Ini didukung dengan 31 unit komputer dan satu unit server.

“21 unit komputer bantuan dari Kementerian. 10 unit bantuan dari Komite Sekolah, itupun masih ngutang,” aku Anni.

Gerbang SMPN 13 Bengkulu Selatan

Untuk antisipasi terjadinya listrik mati, setiap sekolah yang menggelar UNBK wajib menyediakan Genset. Berhubung SMPN 13 belum memiliki Genset, menurut Anni pihak sekah akan mengatasinya dengan cara menyewa Genset. [Apdian Utama]