Deklarasi Relawan Jokowi-Cak Imin Pe Tamang Sulawesi Utara, Jumat (2/2/2018).

MANADO, PB – Sudah lebih dari tiga tahun Indonesia diberkati oleh hadirnya pemimpin yang benar-benar bekerja untuk rakyat. Meski dalam rentang waktu yang cukup pendek itu, telinga, hati dan mata rakyat dapat mendengar, merasakan, dan melihat hadirnya negara dalam melayani kebutuhan rakyatnya.

“Rakyat di Kawasan Timur Indonesia telah mulai mendapatkan perhatian dengan berbagai program prioritas. Pembangunan infrastruktur seperti tol laut, jalan, pelabuhan, jembatan, waduk, bandara terus berlangsung di kawasan Timur Indonesia. Upaya pemerintahan Jokowi ini telah membawa optimisme bahwa keadilan masih dapat diwujudkan dengan perjuangan terus menerus tak kenal lelah,” kata Koordinator Relawan Jokowi-Cak Imin Pe Tamang Sulawesi Utara, Septian Paath, Jumat (2/2/2018).

Namun, lanjut Septian, perjuangan untuk menciptakan keadilan sosial itu bukan berarti tanpa hambatan dan tantangan. Kata dia, rakyat juga dapat melihat dan merasakan adanya upaya-upaya yang mencoba mengganggu kerja-kerja membangun Indonesia yang begitu gencar dalam tiga tahun terakhir ini.

“Keharmonisan yang telah menjadi karakter dan pandangan hidup bangsa Indonesia mulai coba diganggu. Sebaran informasi hoax dan ujaran kebencian dilancarkan dengan menggunakan media sosial. Rakyat Indonesia seolah hendak diadu dan dibenturkan satu sama lain. Para pengganggu ini akan mendapatkan kemenangan ketika sesama saudara saling curiga, saling benci dan pada akhirnya terjadi ketidakharmonisan atau konflik. Patut dicatat, pengalaman menunjukkan bahwa kaum perempuan dan anak selalu menjadi pihak yang paling dirugikan dalam setiap konflik sosial,” urainya panjang lebar saat melakukan deklarasi relawan yang dia pimpin.

Berkaca dari kondisi tersebut, sambung Septian, mereka bersepakat bahwa kerja-kerja menuju Indonesia yang maju dan berkeadilan sosial tidak boleh berhenti. Menurutnya, pembangunan dari pinggiran harus terus dilakukan dan harus semakin diperkuat.

“Untuk menjamin hal tersebut di atas, kami mendukung Joko Widodo untuk tetap menjadi Presiden, pemimpin rakyat, melayani rakyat Indonesia sepenuh hati seperti yang telah beliau tunjukkan selama ini. Kami juga melihat Presiden Jokowi perlu didampingi oleh seorang wakil yang dapat mendukung visi beliau. Figur Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menurut kami layak menjadi wakil presiden mendampingi Jokowi,” ungkapnya.

“Sebagai pemimpin dan politisi, Cak Imin memiliki komitmen yang kuat terhadap kebhinekaan dan NKRI. Cak Imin juga kami anggap mampu memahami aspirasi kaum muda yang memiliki semangat pembaruan serta mendukung peran perempuan yang lebih aktif dalam kehidupan sosial, politik dan ekonomi,” jelasnya lagi.

Relawan yang didominasi oleh nona-nona Manado ini juga menegaskan, Cak Imin memiliki tradisi yang kuat sebagai tokoh muda muslim moderat dengan wawasan kebangsaan yang telah teruji. Bagi mereka, perpaduan Jokowi–Cak Imin dapat memperkokoh bangunan kebangsaan.

“Demi Indonesia yang berkeadilan dan berkemajuan, dengan ini kami mendukung Joko Widodo dan Cak Imin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dalam Pilpres mendatang. Semoga Tuhan yang Maha Esa meridhoi dan memberkati perjuangan kita untuk Indonesia tercinta,” tutup Septian mengakhiri deklarasi. [Gayatri Sukarti]