Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bengkulu Selatan, Isnan Fajri 

BENGKULU SELATAN, PB – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dibentuk di Bengkulu Selatan rata-rata belum memiliki anggaran dan kegiatan yang memadai. Misalnya saja Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). OPD tipe A ini belum didukung anggaran yang memadai. Sehingga minim kegiatan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bengkulu Selatan, Isnan Fajri menjelaskan, disbanding tahun 2017 lalu, anggaran di Dispora mengalami pengurangan sebesar Rp 200 juta.

“Total anggaran Rp 1,6 Miliar, yang mana Rp 700 juta itu anggaran untuk kegiatan Paskibra, sisanya kebanyakan hanya kegiatan rutin,” jelas Isnan Fajri saat ditemui Pedoman Bengkulu di ruang kerjanya, Selasa (27/2/2018).

Lantaran minimnya anggaran, lanjut Isnan, kegiatan kepemudaan di Bengkulu Selatan sangat minim. Untuk kegiataan pembinaan kepemudaan tidak ada.

“Untuk kegiatan kepemudaan ada Jambore pemuda. Kalau pembinaan kepemudaan sama sekali tidak ada kegiatan. Jadi Kasi Pembinaan Kepemudaan itu tahun ini tidak ada kegiatan sama sekali,” jelas Isnan.

Bukan hanya itu, menurut Isnan, anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana olahrag juga tidak ada anggaran. Wajar saja jika Gedung Olahraga (GOR), Stadion dan kolam renang serta ffasilitas olahraga yang ada di Bengkulu Selatan tidak terawat dengan baik.

“Satu lagi, soal kendaraan dinas. Di dinas Pemuda dan Olahraga ini hanya ada satu kendaraan dinas. Mobil avanza. Itupun sering macet. Padahal di Dinas-Dinas lain, eselon III aja banyak mobil dinas yang ertiga baru, avanza baru. Di Dispora, kepala Dinas yang eselon II saja hanya kebagian avanza yang sudah tua. Bukannya saya mengeluh, tapi inilah realita yang ada. Jadi ibarat kami dinas baru ini, ibarat bayi yang baru lahir yang nyaris ditelantarkan,” beber Isnan Fajri.

Jika dilihat dari Dispora dengan predikat OPD tipe A. Artinya Dispora menurut Isnan merupakan OPD yang besar. Sehingga sudah layaknya mendapat dukungan yang maksimal.

“Ya kalau memang begini adanya, kenapa dari dulu tidak buat tipe C saja. Biar cukup dengan dua bidang saja, Bidang Olahraga dan Pemuda. Kalau sekarang ini ada 4 bidang, satu sekretaris, masing-masing membawahi 3 seksi,” ungkap Isnan. [Apdian Utama]