KPUD Bengkulu Selatan menggelar tes tertulis calon anggota PPS, Senin (19/2/2018)

BENGKULU SELATAN, PB – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) ikut mengawasi proses seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Selatan.

Senin (19/2/2018), Panwaslu BS melakukan pengawasan tahapan tes tertulis seleksi PPS. Ketua Panwaslu BS Erina Okriani dan Anggota Panwaslu Azes Digusti beserta staf langsung turun melakukan pengawasan.

Dijelaskan Azes Digusti, pengawasan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan proses seleksi yang fair, demi mendapatkan tenaga PPS yang kompeten dan kredibel.

“Proses seleksi ini kita awasi, mulai dari tahapan administrasi. Hingga tadi tes tertulis PPS. Saya bersama Ibu Ketua bersama staf turun ke GOR dan Gedung reptaloka tempat pelaksanaan tes tertulis PPS,” jelas Azes Digusti.

Pelaksanaan tes tertulis PPS dibagi menjadi dua tempat. Di Gedung Olahraga (GOR) untuk peserta dari Kecamatan Pino Raya, Pasar Manna, Ulu Manna, Seginim, Air Nipis, Kedurang, Kedurang Ilir dan Bungamas. Sedangkan peserta dari Kecamatan Kota Manna, Manna dan Pino di Gedung Reptaloka.

Pelamar PPS terbanyak berasal dari Kecamatan Seginim sebanyak 228 orang, kemudian Kecamatan Manna 184, Kota Manna 179, Kedurang 144, Pino Raya 129, Pino 126, Bungamas 101 orang, Kedurang Ilir 91 orang, Air Nipis 90 orang, Pasar Manna 89 dan Ulu Manna 83 pelamar.

Namun dari total 1.444 pelamar, sebanyak 52 peserta secara otomatis tidak lulus, lantaran tidak hadir pada saat tes tertulis. Adapun rincian peserta yang tidak hadir dari Kecamatan Kota Manna 9 orang, Pino 5 orang, Manna 6 orang, Kedurang Ilir 4, Kedurang 3, Pasar Manna 6, Ulu Manna 1, Seginim 9, Bungamas 4 orang, Air Nipis 1 orang dan Pino Raya 4 orang.

“Sejauh ini, pantauan kita proses seleksi berjalan dan aman dan belum ada temuan. Namun, jika ada ditemukan pelanggaran, silahkan laporkan ke Panwaslu,” tutup Azes. [Apdian Utama]