Seulanga Muda Aceh saat mendeklarasikan dukungannya di Banda Aceh, Sabtu (17/2/2018).

BANDA ACEH, PB – Dinamika politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 terus berlangsung dinamis. Dukungan terhadap calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (wapres) terus dikampanyekan oleh sekelompok masyarakat.

Misalnya yang dilakukan oleh Seulanga Muda Aceh. Menurut kelompok ini, sudah lebih dari tiga tahun Indonesia di Pemimpin oleh pemimpin yang dekat dengan rakyat dan benar-benar bekerja untuk rakyat.

“Di era Jokowi pembangunan telah merata dan terkonsentrasi di Indonesia Kawasan Timur dan Indonesia Kawasan Barat yang selama ini terkonsentrasi di Jawa. Khusus di Aceh pembangunan yang telah dibangun masa Pemerintahan Jokowi diantaranya adalah Proyek Pembangun Fly Over Simpang Surabaya Banda Aceh, Pembangunan Bendungan Keureuto di Aceh kemudian Memperlancar Akses Pelabuhan Malahayati, Pembangunan Instalasi Limbah (IPAL) dan Jaringan Air Limbah di Kota Banda Aceh. Rakyat Aceh berharap pembagunan ini akan berkelanjutan dan merata di seluruh tempat di Aceh,” kata Koordinator Seulanga Muda Aceh, Lili Susanti, saat mendeklarasikan dukungannya, Sabtu (17/2/2018).

Melihat kondisi tersebut, lanjutnya, mereka bersepakat bahwa kerja-kerja menuju Indonesia yang maju dan berkeadilan sosial tidak boleh berhenti. Menurutnya, pembangunan dari pinggiran harus terus dilakukan dan harus semakin diperkuat.

“Visi pembangunan Indonesia Sentris perlu terus dipertahankan dan diimplementasikan dalam berbagai kebijakan. Kebhinekaan, perlindungan terhadap minoritas, terutama perlindungan terhadap perempuan, ibu dan anak harus terus dipenuhi,” ujarnya.

Untuk menjamin hal tersebut di atas, Lili menekankan, mereka mendukung Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019–2024.

“Kenapa rakyat Aceh mendukung Cak Imin untuk mendampingi Jokowi dan memimpin Indonesia kedepan? Pertama karena masyarakat Aceh kulturnya religius yang beraliran Alhussunah Wal Jamaah, dan berharap wakil Jokowi pada Pilpres 2019 adalah seorang santri yang juga berpaham Sunnah Wal jamaah. Kriteria itu ada pada Cak Imin,” imbuhnya.

“Sebagai pemimpin dan politisi, Cak Imin memiliki komitmen yang kuat terhadap kebhinekaan dan NKRI. Cak Imin juga kami anggap mampu memahami aspirasi kaum muda yang memiliki semangat pembaruan serta mendukung peran perempuan yang lebih aktif dalam kehidupan sosial, politik dan ekonomi,” lanjutnya.

“Cak Imin juga memiliki tradisi yang kuat sebagai tokoh muda muslim moderat dengan wawasan kebangsaan yang telah teruji. Perpaduan Jokowi – Cak Imin nantinya dapat memperkokoh bangunan kebangsaan. Berdasarkan alasan di atas, maka kami Perempuan Seulanga Muda Aceh mendeklarasikan dan mendukung Jokowi – Cak Imin untuk bisa melanjutkan pembangunan Indonesia yang merata dan berkeadilan. Mudah – mudahan Allah SWT meridhoi dan merestui harapan rakyat Aceh,” tutupnya. [Gayatri Sukarti]