Plt Gubernur Rohidin Mersyah

BENGKULU, PB – Malam pertama pelaksanaan doa yasinan di rumah duka almarhumah Auzia Umi Detra (Tara) di bilangan jalan Pariwisata RT 10 RW 04 Kelurahan Timur Indah Kecamatan Singaran pati, Rabu (7/2), padat dihadiri ratusan warga.

Salah satunya Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersah beserta istri. Mantan Wakil Bupati Bengkulu selatan ini ikut berbela sungkawa dan berharap agar tragedi Tara. Ia menegaskan, tragedi Tara cukup berhenti sampai disini.

“Saya harap, keluarga yang ditinggalkan bisa ikhlas melepas kepergian Tara dan tidak menyisakan demdam dan semacamnya. Biarkan hukum yang menjalankan fungsinya dengan baik. Jangan sampai ada lagi dampak lain dari musibah ini,” ujar Rohidin.

Ditambahkan Rohidin, musibah ini juga dapat menjadi sebuah pelajaran penting bagi para orang tua agar dapat lebih ketat lagi menjaga pergaulan anak-anaknya. Sehingga, terlepas dari ranah negatif dampak pergalulan lingkungan yang tidak baik.

“Pihak sekolah juga harus lebih ketat melakukan pengawasan terhadap anak didiknya. Mulai dari murid datang hingga murid pulang dan benar benar sampai di rumah juga harus diawasi dengan baik. Sehingga, musibah seperti ini tidak akan terulang dikemudian hati hingga memakan korban lain,” ujar Rohidin.

Takziah malam pertama atas meninggalnya almarhumah Auzia Umi Detra.

Dilain sisi, Rohidin juga meminta agar masing-masing pihak, baik keluarga maupun sekolah dapat menjaga stabilitas dikemudian hari pasca tragedi Tara terjadi.

“Keluarga saya mohon untuk menjaga emosinya agar tidak ada kejadian lain yang timbul. Pihak sekolah jaga para muridnya agar tidak ada keributan antara kedua belah pihak sekolah, baik sekolah korban maupun sekolah tempat pelaku menimba ilmu. Nanti saya minta aparat hukum dan Satpol PP untuk ikut berjaga. Sehingga tidak ada orang yang tidak bersalah menjadi korban akibat peristiwa ini,” ujar Rohidin.

Pantauan Pedoman Bengkulu, hingga usai pelaksanaan doa yasinan, lokasi rumah duka masih dipadati tetangga dan kerabat dekat korban. Baik dari dalam Kota Bengkulu maupun luar Kota Bengkulu. [Ifan Salianto]