Panitia Daerah Muktamar XV Tapak Suci Putera Muhammadiyah 2018 saat menggelar koordinasi, Minggu (18/2).

BENGKULU, PB – Pencak Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Provinsi Bengkulu hadir di 8 kota dan kabupaten dari 10 kabupaten dan kota yang ada di provinsi ini.

Demikian ditegaskan Ketua Pimpinan Wilayah Tapak Suci Putera Muhammadiyah Provinsi Bengkulu, Jon Kenedi kepada media, Minggu (18/2/2018).

Dijelaskan, pimpinan daerah ini ada di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kaur, Kepahiang, Rejang Lebong, Lebong, Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara dan Mukomuko.

“Pada delapan Pimda Tapak Suci tersebut dengan tempat latihan dan cabang menyebar, sudah sering menggelar kejuaraan skala daerah dan provinsi. Prestasi atlet masih sebatas tingkat provinsi,” katanya.

Menyambut Muktamar Tapak Suci XV dan Tanwir Tapak Suci dari Bengkulu mengirim dua utusan hanya dari pimpinan wilayah sedangkan dari pimda belum sempat mengirim utusan.

Sesuai rencana panitia, Tanwir dibuka pada Kamis, (22/2/2018) kemudian dilanjutkan dengan Muktamar Tapak Suci XV di Makassar (23-24/2/2018).

Lokasi pelaksanaan Tanwir dan Muktamar Tapak Suci XV tahun 2018, adalah di Gedung Balai Sidang Muktamar Muhamnmadiyah 47 Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar.

Peserta Tanwir dan Muktamar XV Tapak Suci Mulai Dijemput 21 Februari 2018

Peserta resmi Tanwir Tapak Suci Putera Muhammadiyah mulai dijemput secara resmi oleh panitia pada 21 Februari 2018 di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Maros.

Demikian ditegaskan Koordinator Seksi Akomodasi dan Transportasi Panitia Daerah Muktamar XV Tapak Suci Putera Muhammadiyah 2018, Darman Dahlan.

Dijelaskan, panitia penjemputan akan mulai siap di bandara jam 08.00 WITA, ada posko di bagian kedatangan penumpang bandara.

“Peserta yang datang langsung diantar ke mobil penjemput untuk seterusnya dibawa ke hotel penginaan,” tandas Darman.

Panitia penyiapkan 4 mobil khusus untuk peserta Tanwir dan peserta Muktamar Tapak Suci XV akan dijemput 22 Februari, mobil disiapkan sebanyak 30 unit, kata anggota Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sulsel Majelis Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting ini.

Peserta muktamar di tempatkan di hotel yang ada di sekitar Panakukang yang menjadi jantung Kota Metropolitan Makassar.

Panitia telah membooking 600 kamar hotel bagi peserta yang akan datang dari seluruh pelosok Indonesia.

Tempat lokasi pelaksanaan Muktamar XV Tapak Suci Muhammadiyah, di Balai Sidang Unismuh saat ini sudah mulai dibenahi oleh panitia.

Timor Leste Kirim Pendekar ke Muktamar XV

Tapak Suci Putera Muhammadiyah Perwakilan Wilayah Timor Leste siap mengirim pendekar selaku peserta dalam Tanwir dan Muktamar XV.

Demikian ditegaskan, Promotor mengaktifkan kembali Tapak Suci di Timor Leste, Muslim Maumoto.

Dijelaskan, mengingat organisasi masih dalam konsolidasi dan pembenahan sehingga kader yang ikut hanya satu orang.

Peserta Tanwir dan Muktamar XV akan transit di Bali untuk melanjutkan penerbangan ke Makassar. Tapak Suci kembali diaktifkan 2004 dan peminat dari kalangan siswa cukup banyak.

“Saat ini kita ada dua lokasi latihan yakni di Kota Dili serta di Baucau, di tangani oleh kader dasar Umar dan Suparno juga siswanya kita batasi,” katanya.

Urusan internal ijin dengan pemerintah, tambahnya, sudah ada titik terang mendapat respon.

“Sebenarnya ada rencana perbanyak siswa, namun mengingat kurangnya tenaga pelatih sehingga dibatasi,” tutupnya. [Yahya]