Konsultasi Publik Pemkab Bengkulu Utara, Rabu (14/02/2018)

BENGKULU UTARA, PB – Wakil Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata menegaskan agar setiap Organisai Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara untuk tidak menunjuk kontraktor yang berani “nyetor”.

Namun harus mencari kontraktor yang kerjanya memang profesional dan hasil kerjanya baik. Hal ini disampaikan Wabup saat menghadiri rapat pembahasan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Daerah Tahun 2019 di ruang pola Setdakab BU Rabu (14/2/2018).

“Kepada setiap OPD agar menunjuk kontraktor yang kerjanya baik, bukan kontraktor yang berani nyetor,” ungkap Arie.

Selain itu, Wabup juga menginginkan, penyerapan anggaran 2018 dapat terealisasi dengan baik. Manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dengan signifikan.

“2016 dan 2017 jadi evaluasi kita bersama sebagai acuan penyerapan anggaran di 2018 lebih baik. Tidak ada alasan lagi soal alokasi anggaran yang tidak terserap secara optimal,” tegas Arie.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Bengkulu Utara, Aliantor Harahap, Sekda BU Haryadi dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini, Wabup juga menegaskan seluruh kepala dinas, agar lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran pemerintah. Jangan ada lagi proyek yang tidak selesai seperti tahun 2017 lalu.

“Saya akan turun langsung mengawasi setiap proyek dan kegiatan seluruh OPD. Jangan salahkan saya apabila saya memberikan sanksi tegas bila menemukan proyek-proyek yang tidak sesuai dengan peruntukannya, ini warning dari saya” tegas Arie. [Evi Kusnandar/Adv]